Laporkan Masalah

EVALUASI STRATEGI PADA PT. BANK SYARIAH BUKOPIN

Kiki Firman, Dr. Agus Setiawan, M.Soc.Sc

2011 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Perkembangan Bank syariah di Indonesia semakin pesat belakangan ini. Hal ini berawal dari diberlakukannya Undang-Undang No.21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah yang terbit tanggal 16 Juli 2008, maka pengembangan industri perbankan syariah nasional semakin memiliki landasan hukum yang memadai dan akan mendorong pertumbuhannya secara lebih cepat. PT. Bank Syariah Bukopin merupakan bank ke 5 yang hadir di Indonesia, sampai dengan tahun 2009 Bank Syariah Bukopin telah membukukan keuntungan sebesar Rp. 2,7 milyar ,total asset sebesar Rp. 1,9 trilyun, perolehan dana pihak ketiga sebesar Rp. 1,3 trilyun dan penyaluran pembiayaan sebesar Rp. 1.3 trilyun. Pokok permasalahan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana untuk tahun – tahun mendatang Bank Syariah Bukopin dapat terus tumbuh dengan baik, kuncinya adalah terus melakukan evaluasi strategi secara berkala? Untuk mengetahui jawabannya terlebih dahulu akan dianalisis lingkungan eksternal yang terdiri dari analisis five forces, Driving forces, key succses factor, SWOT dan strategi umum. Selanjutnya lingkungan internal perusahaan menggunakan analisis aspek keuangan, aspek sumber daya manusia dan aspek pemasaran. Dari analisis eksternal menunjukkan bahwa bank syariah sangat tergantung kepada penyusunan strategi oleh karena faktor – faktor yang menjadi pendorong memiliki pengaruh besar dalam industri sehingga mampu mengubah struktur industri secara keseluruhan karena membantu kesesuaian strategi perusahaan dengan kondisi yang ada. Dari analisis internal bank syariah bukopin harus terus mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki demi tercapainya tujuan perusahaan.

Development of Syariah Bank in Indonesia is more rapid currently. This begins with the enforcement of act No.21 Year 2008 on Syariah Banking Issued on 16 th July 2008 that the development of national syariah banking industry has adequate legal ground and will stimulate its growth more rapidly. PT. Bank Syariah Bukopin is the fifth Bank in Indonesia until 2009 Bukopin Syariah Bank has booked a profit in the amount of Rp. 2,7 billion, total asset of Rp. 1,9 trillion, the fund acquired from the third party in the amount of Rp. 1,3 trillion, and the distributed financing in the amount of Rp. 1,3 trillion. The basic problem faced at present is how in the next years Bukopin Syariah Bank can keep growing property, with the key to evaluate the strategy periodically? In order to know about the answer, it is necessary to analyze previously the external environment, consisting of five forces, driving forces, key success factor, SWOT and general strategy. Furthermore,internal environment of the company should be analyzed in terms of financial aspect, human resources aspect, and marketing aspect. The external analysis indicates that syariah banking highly depends on the preparation of strategy because the supporting factors have great influence to the industry so as to change the structure of industry as a whole because it will support the suitability of the company strategy to the existing condition. From the internal analysis, Bukopin Syariah Bank has to keep optimizing the capability for achievement of the company goal.

Kata Kunci : strategi, PT Bank Syariah Bukopin, , analisis five forces, driving forces, key succses factor, SWOT, analisis eksternal dan internal.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.