ANALISIS STRATEGI BERSAING TELKOM DALAM INDUSTRI INTERNET
Endi Fitri Herlianto, Drs Ahmad Djamli MA,
2011 | Tesis | S2 Magister ManajemenPerkembangan masyarakat Indonesia dimasa depan akan menuju masyarakat informasi yaitu masyarakat yang menempatkan telekomunikasi sebagai sumber daya strategis dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Internet sebagai salah satu media telekomunikasi yang dapat menyediakan layanan tripleplay (suara, gambar dan data) akan mengalami peningkatan permintaan yang tinggi karena mendukung dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat sekarang dan masa depan. Pengguna internet di Indonesia akan semakin meningkat dimasa mendatang hal ini ditunjukan antara lain dengan data pertumbuhan pengguna internet dalam 10 tahun terakhir ini meningkat sebesar 1400% yaitu 2 juta pengguna pada tahun 2000 dan pada tahun 2010 jumlah pengguna internet sudah mencapai 30 juta pengguna. Telkom sebagai salah satu penyedia layanan internet mempunyai produk yang diberi nama Telkom Speedy yang berbasis wireline. Produk ini harus bersaing dengan produk internet lainnya yang disediakan oleh pesaing baik yang berbasis wireline maupun wireless dengan tingkat persaingan yang tinggi (hypercompetition) karena ada 11 operator telekomunikasi yang menyediakan layanan internet. Penyusunan strategi bersaing yang tepat bagi Telkom untuk menghadapi persaingan di industri internet adalah tujuan dari penelitian ini. Proses penyusunan strategi dimulai dengan analisis lingkungan eksternal dengan mengunakan model PETS dan 5 Forces Porter, sejalan dengan itu dilakukan analisis lingkungan internal dengan mengunakan model SWOT. Dari analisis tersebut menjadi masukan dan pertimbangan dalam menyusun strategi bersaing yang tepat dengan mengunakan model strategi bersaing Porter (1980) dan tambahan strategi yang dikembangkan oleh Treacy dan Wiserma (1997).
In the future, the development of Indonesian society will be towards the information society where people use telecommunications as a strategic resource in conducting their daily activities. Internet as a telecommunications medium that provides tripleplay services (voice, image and data) will experience a high increase in demand to support and fit the present and future lifestyle Internet users in Indonesia will increase significantly. The fact shows that the growth of Internet users for the last 10 years increased by 1400% from 2 million users in 2000 to 30 million users in 2010. Telkom as one of internet service providers have a wireline based product called Telkom Speedy. This product must compete with similar products from competitors. Since there are 11 telecom providers in Indonesia, the competition is very intense (hypercompetition). Determining an appropriate competitive strategy for Telkom to face competition in the Internet industry is the goal of this research. The strategy formulation begins with an analysis of the external environment using PETS and 5 Forces model Porter. In line with that process an internal environmental analysis is also conducted using the SWOT model and the outcome will be used as the consideration in formulating appropriate competitive strategies using competitive strategy model, Porter (1980) and an additional strategy developed by Treacy and Wiserma (1997).
Kata Kunci : Internet, Strategi bersaing, Analisis PEST, Porter, SWOT