Laporkan Masalah

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS ALIANSI MELALUI STUDI KASUS DI PERUM PERHUTANI

Denny Abraham, Goedono, dr., MBA.

2011 | Tesis | S2 Magister Manajemen

xvi    INTISARI Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh atribut aliansi terhadap strategi pengembangan usaha dalam meningkatkan keunggulan bersaing. Pengujian ini berupa kelayakan dan kesesuaian strategi tersebut dengan perusahaan. Sampel penelitian ini adalah salah satu BUMN di industri kehutanan yaitu Perum Perhutani. BUMN merupakan perusahaan yang paling sering melakukan pengembangan usaha tetapi hasilnya sering tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dalam penelitian ini Matriks TOWS yang digunakan sebagai alat untuk menganalisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi yang dihadapi perusahaan saat ini berada pada posisi kuadran II yaitu pada posisi stabilitas, dimana Perum Perhutani masih sangat tergantung dengan sumber daya yang dimiliki sendiri. Kemudian strategi aliansi yang dilakukan sampai dengan membentuk Unit Bisnis Rehabilitasi dan Usaha Pengembangan Hutan Rakyat sangat berpengaruh posiitif terhadap kondisi yang sedang dialami Perum Perhutani. Faktor eksternal yang sangat berpengaruh ataupun bernilai tinggi 4 adalah tidak adanya standarisasi pasar mengenai mutu dan harga kayu yang dimiliki masyarakat, serta adanya peluang mengenai perdagangan karbon. Kemudian faktor-faktor internal yang sangat berpengaruh ataupun bernilai tinggi 4 adalah adanya kesenjangan antara permintaan dan penawaran terhadap kebutuhan kayu, ketersediaan lahan produksi, kinerja karyawan yang kurang kompetitif. Manajemen Perum Perhutani dalam meningkatkan kesuksesan aliansi perlu lebih memperhatikan atribut aliansi yaitu terus menciptakan keunggulan yang dapat bersaing guna menjadi ketergantungan pihak lain khususnya dalam hal ini masyarakat seperti legalitas yang kuat, jaringan pemasaran yang kuat, serta memiliki pengalaman di industri kehutanan. Dimana keunggulan-keunggulan tersebut mempunyai koefisien yang paling tinggi yaitu sebesar 4,0.

xviii    ABSTRACT The objective of this study is to examine the influence of the attributes of an alliance of business development strategy in enhancing competitive advantage. This form of testing the feasibility and appropriateness of these strategies with the company. This sample is one of the BUMN in the forestry industry, namely Perum Perhutani. BUMN are companies most often do business development but the results are often not as expected. This research uses TOWS Matrix as a tool to analyze the data. Analysis results showed that the position of the company are in quadrant II, where the company's dependence on resource-owned company is still very high. Then strategic alliance Perum Perhutani performed up to form a new business unit called RUPHR, is a very positive effect on the continuity of the company's growth. External factors are very influential or high-value 4 is the absence of market standardization of quality and price of timber owned by the community, as well as the opportunities of carbon trading. Then the internal factors are very influential or high-value 4 is the gap between demand and supply on demand for wood, land availability for production, the performance of employees who are less competitive. Perum Perhutani management in improving the success of the alliance needs more attention to attributes of existing alliances. The attributes of these alliances is the company needs to continue to create advantages that can compete, in order to be a dependency of other parties, especially communities such as the legality of a strong, broad marketing network, and has experience in the forestry industry. The advantages of having the highest coefficient is equal to 4.

Kata Kunci : strategi aliansi, pengembangan usaha, aliansi agribisnis, strategi agribisnis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.