ANALISIS KINERJA SAHAM SETELAH PENAWARAN PERDANA (IPO) PERUSAHAAN KEUANGAN DAN NON KEUANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA (2001-2007)
Agustin Christina Suryantaty, Taufikur Rahman, S.E., MBA.
2011 | Tesis | S2 Magister ManajemenReturn merupakan faktor terpenting sebagai pertimbangan investor dalam melakukan investasi. Pemahaman terhadap kinerja saham menyebabkan investor dapat mengambil keputusan secara tepat dalam melakukan pilihan investasinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahwa (1) Kinerja jangka panjang perusahaan keuangan dan perusahaan non keuangan yang melakukan penawaran perdana pada periode 2001-2007 mengalami underperformance. (2) Terdapat perbedaan signifikan underperformance antara perusahaan keuangan dan non keuangan. (3) Terdapat pengaruh positif terhadap umur perusahaan, ukuran perusahaan, nilai penawaran saham, reputasi underwriter, dan tipe perusahaan terhadap kinerja saham jangka panjang. Dalam hal ini kinerja dilihat selama 36 bulan. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka panjang selama 36 bulan terjadi penurunan kinerja perusahaan keuangan dan non keuangan. Namun dalam penelitian ini tidak membuktikan bahwa perbedaan secara signifikan antara penurunan kinerja perusahaan keuangan dan non keuangan. Serta hasil penelitian yang mempengaruhi kinerja saham selama 36 bulan hanya umur perusahaan, ukuran perusahaan dan nilai penawaran saham saja yang signifikan. Sedangkan reputasi underwriter dan tipe perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja jangka panjang.
Return an important factor for consideration of investors in making investment. Understanding the performance of stock caused investors to take appropriate decision in making its investment choices. The research aimed to find of (1) long-term performance of financial firm and non-financial companies that make initial public offerings in the period 2001- 2007 experienced underperformance. (2) there are significant differences between the company’s underperformance of financial and non financial. (3) there is a positive influence on firm age, firm size, value stock offering, reputation underwriters, and the type of company to the long-term performance. In this case the performance seen for 36 months. The result showed a period of 36 months a decline in long term performance. But in this study does not prove significant difference that the decline in the performance of financial firm and non financial firm. As well as research result that affect the performance of return for 36 months only of age the company, size company and value of stock offerings are significant. While the reputation underwriter and the type pf companies do not affect the long-term performance.
Kata Kunci : kinerja jangka panjang, Average Abnormal Return, umur perusahaan, ukuran perusahaan, nilai penawaran saham, reputasi underwriter, tipe perusahaan.