Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS MEDIASI BERDASARKAN PERMA NO. 1 TAHUN 2008 SEBAGAI SARANA PENYELESAIAN SENGKETA DI PENGADILAN DALAM SEMUA TINGKAT PERADILAN

I Gusti Agung Sumanata, SH, Drs. Paripurna S., S.H., M.Hum., LL.M.

2011 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini mengungkapkan secara lebih mendalam lagi tentang efektivitas penggunaan mediasi dalam pengadilan. Sekaligus juga ingin menjelaskan efektivitas PERMA No. 1 Tahun 2008 tentang Posedur Mediasi di Pengadilan dalam mendamaikan sengketa-sengketa keperdataan. Penulis juga menguraikan tentang hukum acara yang dipergunakan dalam penyelesaian kasus persengketaan yang dimediasi ini dalam sistem hukum di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Negeri Kebumen, Pengadilan Negeri Bogor dan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Tempat penelitian ini merupakan lembaga peradilan yang mempunyai kompetensi menyelesaikan kasus-kasus sengketa dengan cara mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode yuridis normatif yang bersifat kualitatif. Penelitian yuridis normatif ini mengacu pada norma-norma hukum yang ada. Penelitian kualitatif digunakan untuk menganalisis data-data yang diperoleh, baik dari hasil kajian pustaka maupun hasil wawancara. Titik berat penelitian ini adalah studi kepustakaan, sehingga data sekunder atau bahan pustaka lebih diutamakan daripada data primer. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) efektivitas mediasi sangat tergantung pada upaya memberdayakan PERMA No. 1 Tahun 2008 dengan cara sosialisasi, skilled mediator, institusionalisasi, peran hakim, peran pengacara dan fleksibelitas mediasi; (2) hukum acara mediasi yang dipakai adalah hukum acara perdata (HIR) dan Rbg sebagai payung, sedangkan secara tehnis dan operasional digunakan PERMA No.1 Tahun 2008 karena masalah yang dimediasi adalah masalahmasalah keperdataan dan karenanya tidak bertentangan dengan sistem hukum acara di Indonesia.

The research is meant to reveal deeper the effectiveness of using mediation in the court as well as elaborating the effectiveness of Supreme Court Regulation No.1 Year 2008 on procedure of mediation in court to mediate the parties in civil cases. The research also explaining procedural law applied in settling the dispute in the court to reach the amicable settlement based on judicial Indonesian system. The research was conducted in the district court of Kebumen, district court of Bogor, and The Supreme Court of Republic of Indonesia. Those mentioned institution have the power and authority to handle dispute on the civil cases connected to mediation. The research type is normative law and done qualitatively. Normative law approach is based on existing law norms. Qualitative research purposes to analyze the data that had been collected, obtained through library and interview. The focus of this research is library research. It means secondary data is the more important than primary data. The research concludes that; (1) the effectiveness of mediation is strongly influenced by the efforts of empowering and enhancing The Supreme Court Regulation No.1 Year 2008 through socialization, skilled mediator, judges, lawyer and the flexible procedure of mediation; (2)Court connected mediation based on Supreme Court Regulation No.1 Year 2008 concern apply The Indonesian civil procedural law both HIR and Rbg as the umbrella whereas in technical and operational level exercise any stipulations set in The Supreme Court Regulation mentioned above and it is not against the existing Indonesian civil procedural law.

Kata Kunci : Hukum Penyelesaian Konflik, Mediasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.