Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS ORGANISASI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA SORONG 2006-2008

Hendrik Kambu, S.Sos, Dr. M. Baiquni, M.A.

2011 | Tesis | S2 Magister Adm. Publik

Minimnya alokasi dana merupakan fakta yang acap menjadi masalah bagi realisasi program-program prioritas dalam rencana strategis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Beberapa permasalahan mendasar lainnya turut andil dalam implementasi tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Padahal, pembangunan dan pengelolaan kebudayaan dan pariwisata di Kota Sorong yang serius merupakan sebuah prasyarat mutlak bagi kemajuan Kota Sorong secara keseluruhan. Dihadapkan dengan permasalahan tersebut, timbul pertanyaan mengenai efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong dan faktorfaktor yang turut andil terhadap efektivitas organisasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sejauh mana efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong dalam melaksanakan tugas dan fungsi desentralisasi di bidang kebudayaan dan pariwisata dan (2) mencari tahu faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dan penunjang bagi efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Riset ini penting dilakukan karena Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong baru terbentuk pada 2004. Sejak 2004 hingga kini, penelitian yang khusus menelaah efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong belum dilakukan. Metode penelitian ini ialah deskripsi secara kualitatif. Data dihimpun sewajarnya dengan mempertimbangkan kenormalan data. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi. Narasumber ditetapkan dengan metode purposive sampling. Objek penelitian ialah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Subjek penelitian adalah individu yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong dan beberapa organisasi lain. Validitas data ditempuh dengan teknik triangulasi data. Peneliti memakai triangulasi sumber dan teori, yakni memanfaatkan sejumlah sumber data dan teori untuk menghimpun kesamaan informasi. Teknik analisis data memakai metode induktif. Diasumsikan, produktivitas, fleksibilitas dan kepuasan kerja adalah indikatorindikator yang secara langsung menentukan efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Sementara, sumberdaya manusia, struktur organisasi, lingkungan internal dan eksternal dan kepemimpinan adalah indikator-indikator yang turut andil dalam menunjang atau menghambat efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) produktivitas dan fleksibilitas merupakan indikator yang menunjang efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong dan (2) sumberdaya manusia merupakan faktor kendala bagi efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong sedang struktur organisasi, lingkungan internal dan eksternal dan kepemimpinan merupakan faktor penunjang bagi efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Agar efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong meningkat, indikator-indikator produktivitas, fleksibilitas dan kepuasan kerja harus lebih dibenahi. Di sisi lain, pembenahan terutama di sisi sumberdaya manusia mutlak ditekankan mengingat indikator ini menjadi faktor kendala dalam efektivitas organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong.

The lack of fund often becomes a problem for realization of priority programs in the strategic plan of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Several other basic problems participate in the implementation of main tasks and functions of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Even, serious development and management of culture and tourism in Sorong City is an absolute precondition for the progress of Sorong City as a whole. Facing those problems, a question on organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong and decisive factors toward organization effectiveness emerge. This research aimed at: (1) understanding to what extent organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong in implementing it’s tasks and functions in the decentralization of culture and tourism and (2) finding out decisive factors for organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. This research is important to do because Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong has been established in 2004. Since 2004 till now, special research analyzing organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong have not been conducted yet. Research method used description qualitatively. Data were collected ordinarily by considering data normality. Primary data were obtained through interview and observation. Secondary data were obtained through literature study and documentation. Informants were specified with purposive sampling method. Object of research is Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Subjects of research are all individuals at the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong and other relevant organizations. Data validity used data triangulation technique. Researcher used source and theories triangulation, using data sources and theories to collect the similarity of information. Data analysis technique used inductive method. It is assumed that productivity, flexibility, and job satisfaction are indicators directly determine organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Meanwhile, human resources, organization structure, internal and external likelihood, and leadership are decisive indicators for supporting or barrier factors for organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. Research results have shown that: (1) productivity and flexibility are supporting factors to organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong and (2) human resources is barrier factor for organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong, while organization structure, internal and external likelihood, and leadership are supporting factors for organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong. It is expected that organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong increase. Hence, productivity, flexibility, and job satisfaction indicators should be improved. In other side, the improvement mainly in human resources sector is absolutely stressed in the light of it is barrier factor for organization effectiveness of the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong.

Kata Kunci : efektivitas, organisasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sorong


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.