Laporkan Masalah

STRUKUTUR DAN RELASI TOKOH NOVEL BIDAYAH WA NIHAYA: ANALISIS STRUKTURALISME LÉVI-STRAUSS

ARIEF BUDIMAN, Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Perbandingan Agama/Kajian Timur Tengah

Naguib Mahfouz adalah salah seorang sastrawan Arab yang memiliki kepekaan tinggi atas realita lingkungan di sekitarnya. Melalui salah satu novelnya, Bidayah wa Nihayah (BN), Mahfouz menceritakan bagaimana lika-liku kehidupan sebuah keluarga urban yang hidup di kota besar Kairo. Dengan memanfaatkan strukturalisme Claude Lévi-Strauss, novel BN diteliti untuk dicari seperti apa pola yang digunakan sang penulis dan seperti apa makna yang diinginkannya. Dalam proses penelitian, ceritera novel dibagi ke dalam beberapa episode. Setiap episode, tokoh-tokoh novel direlasikan satu dengan lainnya sehingga terbentuk pola. Pola yang terbentuk itu lalu dikaitkan dengan etnografi Mesir yang berhasil diperoleh. Dari pola diperoleh bahwa peran perempuan Mesir dalam keseharian masyarakat sangatlah besar, tetapi mereka masih diperlakukan sebagai masyarakat kelas dua. Selain itu, pola hubungan antara tokoh Hasan, Husain, Hasanain dan juga Nafisah memperlihatkan pola hubungan antara masyarakat badui, desa dan kota. Kedua pola tersebut menghantarkan kepada maksud yang diinginkan oleh sang pengarang. Tokoh Husain yang menjadi tokoh yang berakhir baik, dianggap sebagai tokoh yang berhasil melakukan konsep kesatuan, kepercayaan dan keadilan yang merupakan konsep Islam. Ketiga konsep tersebut jika dilakukan dengan baik akan menghantarkan para pelakunya kepada akhir yang baik pula. Novel BN sebagai salah satu karya Mahfouz secara tidak sengaja telah mempraktekkan tranformasi dari tiga konsep Islam kedalam sosok Husain, dan sosok Husain adalah wujud masyarakat kota yang diidealkan oleh Mahfouz.

Naguib Mahfouz is one of Arabian writer who have environments sensibility. Through Bidayah wa Nihayah, one of his work, Mahfouz tell about urban family that stay in big city, Cairo. With structuralism Claude Lévi-Strauss, this novel is researched to know the pattern that author use and to know the meaning that he want. In this research, the story is grouped in episodes. In the episodes, every actor relate to other to make a pattern. This pattern is associated with Egypt‟s ethnography. With this associated is know that woman partition in Egyptian life is very much, but them still are treated like a second class. More over, relation within Hasan, Husain, Hasanain and Nafisa show a relation between Bedouin, village, and city. Two patterns that‟s found deliver to aim form the author. The figure of Hasan who have happy ending is figure that can play Islamic concepts of unity, trust and fairness. That concept if is played correctly can make a player have a good end. Bidayah wa Nihayah, one of Mahfouz‟s work accidently practiced a transformation of tree Islamic concepts into Hasan, and Hasan is represent from citizen that Mahfouz idealize.

Kata Kunci : struktur, relasi, episode, tokoh, masyarakat, badui, desa, dan kota


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.