Laporkan Masalah

Performativitas Identitas Gender dan Seksualitas pada Weblog Lesbian di Indonesia

Ari Setyorini, SS, Dr. Ratna Noviani, SIP., M.Si.

2011 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana identitas gender dan seksualitas ditampilkan dalam weblog lesbian Indonesia. Melalui tampilan tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui makna ideologis dibalik tampilan identitas gender dan seksualitas blogger lesbian Indonesia, serta sejauh mana praktik resistensi atas subordinasi terhadap lesbian ditampilkan dalam weblog. Sebagai korpus penelitian, kajian ini mengambil dua weblog, yakni Fried Durian dan Rahasia Bulan. Sementara, post yang dipilih sebagai teks analisa adalah post yang memuat isu mengenai gender dan seksualitas. Kajian ini merupakan penelitian multidisiplin kualitatif dengan menggunakan metode analisa wacana kritis Norman Fairclough dengan tiga tahap analisa. Tahap pertama yakni deskripsi di mana bahasa menjadi unit analisa. Teori perfomativitas dipakai mengungkap bagaimana bahasa memperformativitaskan identitas gender dan seksualitas. Tahap selanjutnya adalah interpretasi, di mana teks dikaitkan dengan konteks sosial di mana suatu teks terikat. Interpretasi ini dipertajam dengan pemikiran Foucault mengenai relasi kuasa pada seksualitas yang dipaparkan dalam History of Sexuality. Tahap terakhir adalah ekplanasi, di mana teori Foucault tentang kuasa/ pengetahuan dan teknologi diri dipakai untuk mempertajam analisa. Hasil penelitian mengkonfirmasikan bahwa identifikasi gender dan seksualitas lesbian yang cenderung merupakan kombinasi terhadap femininitas dan maskulinitas. Melalui proses criss-crossing lesbian memperformativitaskan diri mereka dengan “aksi panggung”, menempelkan identifikasi identitas feminin dan maskulin melalui dandanan, pakaian, gesture tubuh, dan seksualitas. Lesbian dalam konteks sosial masih menanggung beban tubuh sosial sebagai perempuan. Identitas perempuan sebagai ibu dan istri menjadikan lesbian tak juga bisa lepas dari tuntutan reproduksi dan femininitas yang diproduksi oleh kuasa dari rejim kebenaran. Senyatanya, blogger merupakan produser kreatif atas wacana lesbian di mana mereka mereproduksi wacana heteronormativitas, hingga wacana tersebut tidak menjadi satu-satunya wacana dominan.

This study is aimed to know how identity of gender and sexuality are performed in lesbian weblog in Indonesia. This research is particularly purposed to identify the ideological meaning behind the performative identity of lesbian blogger, and also to measure hir resistance against subordination. This research takes two weblogs as the corpus of the study namely Fried Durian and Rahasia Bulan. While the analyzed chosen posts are those which contain the issues of gender and sexuality. This study is a multidisciplinary-based qualitative research which is applying Norman Fairclough's critical discourse analysis. It employs three dimensions of analysis. First is the description, in which language becomes the unit of analysis. Here, theory of performativity is used to reveal how language performs the identity of gender and sexuality. Next stage is the interpretation, in which texts are associated with social contexts. This interpretation is sharpened with Foucault's ideas about power relation which elaborated in History of Sexuality. Last is the explanation, in which Foucault's theory of power and knowledge and technology of self applied to sharpen the analysis. The result of the research confirms that identification of gender and lesbian sexuality tends to be the combination of femininity and masculinity. Through the process of criss-crossing, lesbian performs hirself by doing \"stage performativity\", embedding the identification of feminine and masculine identity through appearance, clothing, gesture, and sexuality. Lesbian in social context still burdens hir social body as a female. Female identity as a mother and a wife cannot make a lesbian stays away from the demand of reproduction and femininity –the discourse produced by the regime of power. In fact, a lesbian blogger is a creative producer in which (s)he transforms the heteronormative discourse.

Kata Kunci : performativitas, lesbian, gender, seksualitas, weblog, analisa wacana.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.