PENGARUH PRAPERLAKUAN ASAM OLEAT DAN IONTOFORESIS TERHADAP PENGHANTARAN TRANSDERMAL ATENOLOL IN VITRO
Eni, Masruriati, S.Si, Apt, Dr. Akhmad Kharis Nugroho, M.Si., Apt.
2011 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiPenghantaran atenolol secara per oral belum ideal karena atenolol mengalami efek lintas pertama sehingga mempunyai bioavailabilitas per oral rendah (berkisar 40-60%) dan waktu paruh eliminasi yang relatif pendek (6 jam). Rute penghantaran alternatif menjadi penting dan salah satu kandidat adalah penghantaran secara transdermal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penetration enhancer (senyawa kimia yang memacu transpor) dan iontoforesis (aplikasi arus listrik pada intensitas rendah untuk memacu transpor) terhadap penghantaran transdermal atenolol. Penelitian yang dilakukan meliputi: 1) transpor pasif; 2) iontoforesis dengan arus 0,25 mA/cm2; 3) praperlakuan penetration enhancer asam oleat dalam propilenglikol kadar 5% dan 10% selama 1 jam; 4) kombinasi penetration enhancer (asam oleat 5% dan 10%) dengan iontoforesis (arus 0,25 mA/cm2). Pengaruh kompetisi ion terhadap transpor atenolol secara iontoforesis juga dievaluasi. Uji transpor transdermal atenolol menggunakan sel difusi tipe vertikal melalui membran kulit tikus segar. Kompartemen donor berisi 1 mg/mL atenolol dalam dapar sitrat pH 5. Kompartemen aseptor berisi larutan mL PBS pH 7,4. Uji transpor dilakukan selama 4 jam dan cuplikan ditetapkan dengan menggunakan metode HPLC. Data dianalisis dengan metode diffusion lag time dan model kompartemen menggunakan software WinSAAM. Model yang diajukan adalah model dengan empat kompartemen yaitu aseptor, kulit, donor dan lag. Data observasi yang diperoleh dilakukan curve fitting. Berdasarkan evaluasi goodness of fit model dapat menjelaskan data observasi dengan baik. Peningkatan penetration enhancer asam oleat menurunkan transpor atenolol. Kombinasi antara penetration enhancer asam oleat dalam propilen glikol dengan iontoforesis meningkatkan transpor atenolol. Peningkatan konsentrasi NaCl menurunkan transpor iontoforesis atenolol. Hasil prediksi in vivo menunjukkan Cp yang diperoleh mencapai jendela terapi
-
Kata Kunci : atenolol, penetration enhancer, iontoforesis, asam oleat, transdermal, WinSAAM