RELEVANSI DAN STRATEGI CINA DALAM NEGOSIASI ASEAN-CHINA FREE TRADE AREA
Yekti Purbasari, Drs. Riza Noer Arfani, MA.
2011 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan InternasionalASEAN-China Free Trade Area atau yang ditulis dengan sebutan ACFTA di dalam penelitian ini merupakan bentuk kerjasama regional antara Cina dengan ASEAN yang berlaku secara resmi mulai 1 Januari 2010. Secara umum, kerjasama ini bertujuan untuk meningkatan volume perdagangan kedua pihak; meminimalkan hambatan perdagangan dan mempererat hubungan ekonomi Cina -ASEAN; Serta menciptakan pasar yang menjanjikan kesempatan dan skala ekonomi yang yang luas. Beberapa faktor internal dan eksternal menjadi motivasi Cina di dalam pembuatan kerjasama ACFTA. Keadaan ekonomi, politik, dan keamanan menjadi pokok perhatian penulis dalam memaparkan motivasi Cina tersebut. Dalam Penelitian ini, penulis menggunakan konsep national interest dan negosiasi untuk mendapatkan jawaban atas rumusan masalah yang ada. Hal-hal yang terjadi seiring dengan adanya kerjasama ACFTA diusahakan semaksimal mungkin agar sesuai dengan kepentingan nasional yang ingin diraih Cina. Negosiasi ACFTA yang dijalankan Cina merupakan bentuk keselarasan antara kesepakatan kerjasama internasional dengan kebijakan dan kepentingan nasional Cina. Dengan demikian Cina dapat meraih manfaat yang lebih bila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. Kemudian strategi yang diterapkan me rupakan bagian dari kompromi dan kolaborasi antara Cina dengan negara-negara ASEAN. Penggunaan instrumen berupa upaya mempertahankan argumentasi, janji, tawaran kebaikan, dan membuat kemajuan dengan serangkaian penawaran yang menguntungkan kedua belah pihak secara damai
ASEAN-China Free Trade Area or written with the title ACFTA in this research is a form of regional cooperation between China with ASEAN in force officially began January 1, 2010. In general, this partnership aims to increase the volume of trade between the two parties; minimize trade barriers and strengthening China-ASEAN economic relations; As well as creating a promising market opportunities and vast economies of scale. Several internal and external factors become China's motivation in making cooperation ACFTA. Economic circumstances, political, and security was the subject of attention the author in describing the Chinese motivations. In this study, the author uses the concept of national interest and negotiations to get the answers to the formulation of the problem. The things that happened along with the cooperation of ACFTA cultivated as much as possible to conform with the natio nal interests that want to reach China. Negotiations ACFTA run China is a form of harmony between international co-operation agreement with China's policies and national interests. Thus China can achieve greater benefits when compared with other ASEAN countries. Then the strategy is part of the compromise and collaboration between China with ASEAN countries. The use of derivatives is an effort to maintain the argument, promise, offer kindness, and making progress with a series of deals that benefit both parties peacefully.
Kata Kunci :