Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADAAN ALUTSISTA UNTUK MENDUKUNG KEBUTUHAN OPERASIONAL TENTARA NASIONAL INDONESIA (Studi Kasus Pengadaan Alutsista Renstra 2005-2009)

Agus Sudarmanto, Prof. Dr. H.A. Sudibyakto, MS.

2011 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana organisasi dan mekanisme pengadaan Alutsista 15 tahun terakhir, faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pengadaan, dan strategi yang digunakan untuk mencapai keberhasilan implementasi kebijakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, mengutamakan pengumpulan data, analisis data (studi kepustakaan), dan wawancara mendalam dengan yang terlibat proses perencanaan anggaran, pelaksanaan pengadaan, dan pembiayaan pengadaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Mekanisme pengadaan Alutsista merupakan implementasi kebijakan di bidang pengadaan barang/jasa, yang dilaksanakan secara unik dan khusus karena sifat materiil yang kompleks, dalam 15 tahun terakhir telah dilaksanakan reformasi pengadaan Alutsista; (2) Implementasi kebijakan tidak sekedar penerapan peraturan, namun harus dapat meningkatkan kompetensi dalam menyelesaikan beban kerja, pelaksanaannya dipengaruhi beberapa faktor yaitu : peraturan; bentuk birokrasi; pengambilan keputusan; sumber daya; penyedia barang dan jasa; dan ketersediaan anggaran; (3) Untuk meningkatkan kinerja organisasi pengadaan diperlukan strategi, melalui peningkatan efektivitas peraturan, efektivitas birokrasi, kecepatan pengambilan keputusan, kualitas sumber daya, optimalisasi mekanisme pemilihan penyedia barang dan jasa, serta koordinasi antar Instansi anggaran. Untuk dapat mencapai kemampuan dan kinerja organisasi pengadaan yang diharapkan, disarankan : (1) Penyesuaian ketentuan dengan memisahkan peraturan pengadaan Alutsista dengan pengadaan barang umum; (2) Penyiapan fasilitas Loan disepakati sebelum dilaksanakannya proses pengadaan; (3) Proses pengadaan tidak harus dengan pelelangan, dan tidak ada pembagian wilayah kewenangan.

This research was conducted to determine how the organization and procurement mechanisms Weapon Systems last 15 years, the factors that influence the implementation of procurement policies, and strategies used to achieve the successful implementation of the policy. This research was conducted with qualitative methods, giving priority to data collection, data analysis (literature study), and indepth interviews with the involved process of budget planning, implementation, procurement, financing and procurement. This study shows that: (1) Weapon Systems procurement mechanism is the implementation of policies on procurement, which is implemented in a unique and special because of the complex material properties, in the last 15 years has carried out Weapon Systems procurement reform, (2) Implementation of policies is not merely application of regulations, but should be able to increase competence in completing the work load, its practice is influenced by several factors: regulations; form of bureaucracy, decision-making; resources; providers of goods and services; and budget availability, (3) To improve the performance of the procurement organization needed a strategy, through increasing the effectiveness of regulatory, bureaucratic effectiveness, speed of decision making, resource quality, optimizing the selection mechanism of providers of goods and services, and coordination among agencies budget. In order to achieve the capabilities and expected performance of the procurement organization, suggested: (1) Adjustment with a separate provision of Weapon Systems procurement regulations with public procurement, (2) Preparation of Loan facility agreed upon before implementation of the procurement process, (3) The procurement process does not need to auction, and no zoning authority.

Kata Kunci : Alutsista, Pengadaan Barang/Jasa, Perencanaan dan pelaksanaan anggaran, serta Implementasi kebijakan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.