KINERJA PROFESIONALISME APARATUR BIROKRAT (Studi mengenai kinerja profesionalisme aparat birokrasi pada Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste)
Angelo dos Santos Veloso, L.Agr.Pe, Prof. Dr. Warsito Utomo
2011 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikSekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste merupakan institusi pemerintah dalam hal memberikan pelayanan ketenagakerjaan dan pelatihan kepada masyarakat. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang yang menghambat kinerja profesional aparat birokrasi pada Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste dan upaya peningkatan kinerja profesional aparatur birokrat pada Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste Penelitian ini dilakukan di Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Timor-Leste dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif (deskritive research). Data primer diperoleh dari wawancara dengan para informen. Data sekunder diperoleh dari penelusuran daftar pustaka dan data hasil observasi, yakni dari observasi langsung peneliti di lapangan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari aspek Responsibility pada Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste menunjukan hasil yang baik karena proses pemberian pelayanan publik kepada masyarakat sesaui dengan prinsip-prinsip atau ketentuan-ketentuan administarsi dan organisasi yang benar yang telah ditetapkan. Dari aspek responsivitas dalam hal mengenali kebutuhan masyarakat sudah ada metode-metode identifikasi dan inventarisasi masalah melalui wokshop dan seminar serta melaui memonitoring rutin dan pendataan dengan masyarakat, kesigapan melayani masyarakat ditunjukkan melalui pelayanan yang cepat dan tepat dan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dan masyarakat pengguna layanan. Dari aspek akuntabilitas ada pertanggungjawaban secara administarsi dan realisasi program kerja, akuntabilitas dalam membuat laporan sudah sesuai dengan prosedur dan sesuai dengan struktur yang ada. Ketepatan waktu dan akurasi dalam membuat laporan sudah dibuat dengan tepat sesuai dengan waktu yang tetapkan. Faktor-faktor yang menghambat kinerja profesionalisme aparat birokrasi ialah manajemen pendelegasian tugas dan wewenang sudah diterapkan oleh pimpinan, kemampuan memanfaatkan sumber daya organisasi menunjukkan bahwa sudah ada kebijakan pengalokasian sumber daya secara proporsional sesuai dengan volume pekerjaan, kemampuan menyelesaikan permasalahan terlihat sudah ada upaya dan solusi penyelesaian masalah, pimpinan memiliki kewibawaan dalam memimpin bawahannya, merealisasikan semua program yang ada, pimpinan juga memberikan teladan dan bertindak disiplin dalam hal disiplin menggunakan fasilitas kantor serta mampu dalam mengimplementasi program kerja. Dari aspek politisasi terlihat perekrutan pegawai masih ada intervensi politik, promosi dan mutasi tidak terdapat indikasi politik serta pendidikan dan pelatihan juga tidak ada indikasi politisasi. Upaya peningkatan kinerja profesionalisme aparat birokrasi pada Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste dilihat dari visi-misi, struktur organisasi, kepemimpinan dan penghargaan. Dari keempat upaya tersebut sudah dilakukan oleh Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste namun masih jauh dari apa yang di harapakan oleh semua pegawai. Upaya ini kedepan akan terus diperbaiki apa yang masih kurang di dalam instansi pemerintah khususnya pada Sekretariat Negara Urusan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di Timor-Leste.
State Secretariat of Manpower Training and Placement in Timor-Leste is a government institution in terms of providing employment and training services to the public. Therefore, this study aims to determine the factors that inhibit the performance of the apparatus of professional bureaucrats in the institution and the efforts to improve bureaucrats’ professional performance in the State Secretariat of Manpower Training and Placement in Timor-Leste. This research was conducted at the State Secretariat of Manpower Training and Placement in Timor-Leste by using qualitative research methods with a descriptive approach. Primary data obtained by interviewing several informen. Secondary data obtained by literature studies and observations. The research result shows that the aspect of responsibility on the State Secretariat for Manpower Training and Placement in Timor-Leste is good because government provide public services to the community based on the provisioned principles and administrative regulation. From the aspect of responsiveness in terms of recognizing the needs of existing methods of identification and inventory issues through workshops and seminars and through the regular monitoring and data collection with the community, community services is effective and efficient. From the aspect of accountability, it seems that there is no accountability within the administration and implementation of programs, accountability in making the report is done based on the existing structure. Timeliness and accuracy in making the report have been created properly in accordance with the provisioned time. Factors that impede professional performance management is delegating tasks and authority have been implemented by the leadership, the ability to utilize organizational resources shows that the existing policy of allocating resources in proportion to the volume of work, ability to solve visible problems existing efforts and problem solving solutions, leadership has the authority to lead subordinates, realizing all the existing programs, the leadership also set an example and act in terms of discipline and be able to use the office facilities to implement work programs. From the visible aspects of the politicization of hiring employees is still no political intervention, promotion and transfer there is no indication of politization. Efforts to improve professional performance within the State Secretary for Manpower Training and Placement institution in Timor-Leste are based on the vision and mission, organizational structure, leadership and appreciation. Four mentioned attempts have been made by the State Secretariat for Manpower Training and placement in Timor-Leste. However, it is still far away from what is hoped by all employees. Those efforts will be improve continously by government within the State Secretary for Manpower Training and Placement in Timor-Leste.
Kata Kunci : Kinerja, Profesionalisme, Aparat Birokrat