Laporkan Masalah

Tomboys as a Symbolic Rejection of Southern Tradition of Femininity in Carson McCullers’s Novels

NUR ENDAH NUGRAHENI, Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U.

2011 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Thesis ini mempunyai tujuan untuk menguak tingkah laku tomboy pada tiga karakter perempuan dalam tiga karya Carson McCullers. Tingkah laku tomboy ini merupakan wujud protes karakter-karakter perempuan ini terhadap peranan gender dan keperempuanan yang berkembang di masyarakat Southern, di Amerika Serikat. Karakterkarakter in mencari alternatif identitas untuk jenis kelamin mereka dan peran gender yang menyertainya dalam sebuah masyarakat yang secara tegas membedakan perempuan dan laki-laki. Walaupun tradisi keperempuanan masyarakat Southern, di Amerika Serikat sudah memudar sejak awal abad 20, namun mitos ini masih tetap ada di masa Carson McCullers menulis tiga karya sastranya. Mengingat bahwa penelitian ini berlandaskan pada studi sastra dan sosial, maka thesis ini dikerjakan dengan menggunakan perspektif Pengkajian Amerika (American Studies). Oleh karenanya, teori antar displin diterapkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap masyarakat dan budaya Amerika pada masa pertengahan abad 20 khususnya di antara masa Perang Dunia di masyarakat Southern di Amerika Serikat. Untuk itu, disamping pendekatan kesusastraan, pendekatan-pendekatan sejarah, sosiologi, dan budaya juga diterapkan dalam thesis ini. Karena seluruh data yang dianalisa adalah data tertulis maka penelitian ini bersifat kepustakaan. Yang menjadi data primer dalam penelitian ini adalah novel The Heart is A Lonely Hunter, The Member of the Wedding, dan The Ballad of the Sad Café, sementara buku, jurnal, dan bahan-bahan tertulis lainnya termasuk yang diambil dari internet dipergunakan sebagai data sekunder. Ada tiga tahapan dalam studi pustaka yang diterapkan disini yaitu pengumpulan data, pemilihan data, dan analisa data. Penelitian ini juga menngunakan metode analytical - descriptive dimana seluruh data yang ada dianalisa dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam usaha mereka untuk mendobrak tradisi tradisi keperempuanan masyarakat Southern, di Amerika Serikat, karakterkarakter tomboy karya McCullers ini pada akhirnya terkalahkan. Mereka terkalahkan karena tidak diperbolehkan mengekspresikan dua sisi maskulin dan feminin yang ada pada diri mereka. Mereka tidak dapat memperjuangkan keinginan mereka karena masyarakat dimana mereka berada menekankan secara tegas pembedaan peran laki-laki dan perempuan serta femininitas dan maskulinitas yang menyertai masing-masing jenis kelamin ini. Dalam thesis ini ditemukan bahwa mitos keperempuanan yang berkembang di masyarakat Southern pada masa itu masih menekankan pada pembedaan peran perempuan dan laki-laki secara jelas. Hal ini menyebabkan karakter-karakter tomboy ini ditaklukan oleh kenormalan dan persesuaian akan jenis kelamin dan peran mereka sebagai perempuan. Analisa mengenai budaya Amerika yang disajikan dalam thesis ini mencakup tingkah laku tomboy, peranan gender, tradisi keperempuanan di masyarakat Southern.

The objective of this thesis is to examine the tomboyism of the female characters in the works of Carson McCullers. This tomboyism is a manifestation to protest the prescribed gender role and femininity as suggest by Southern tradition. These tomboy characters are seeking for alternative identity for their given sex and gender role in a society that strictly separate men and women. Although the Southern tradition of femininity has faded since the early twentieth century, but they by no means still prevails during Carson McCullers wrote her novels. The research is done in the perspective of American Studies. Interdisciplinary theory, therefore, is applied in order to get a closer understanding of the American culture and society in the mid of twentieth century especially during the two World Wars in the United States of America. In this case, historical, sociological and cultural approaches are, inevitably, used besides literary approach. Since all the data used in this research are written text, library research methodology is applied. Books, journals, and many written materials, including internetbased materials, are treated as secondary data, while three of Carson McCullers works namely The Heart is A Lonely Hunter, The Member of the Wedding, and The Ballad of the Sad Café, are considered as the primary ones. There are three steps in this library research, namely, collecting data, selecting data, and analyzing data. The other method used in this research is analytical-descriptive method, by which all the data obtained are analyzed and presented descriptively. The research shows that in their attempts to break from the conventional Southern femininity, McCullers’s tomboy characters are finally defeated. They are defeated by not being allowed to adequately express both sides of the male/female polarity. They are unable to stand up for their own identity as the society imposed strongly to the rigid dichotomy of masculinities and femininities. This thesis uncover that during the time, the Southern society still restrictly set a boundary between men and women and their roles. Therefore these tomboy characters are tamed by the normalcy and conformity of the social norms. Analysis of the American culture here includes tomboyism, gender roles, and the Southern tradition of femininity.

Kata Kunci : tomboyisme, peranan gender, tradisi keperempuanan di South


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.