Laporkan Masalah

KAJIAN BELANJA WISATAWAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA BAGI MASYARAKAT SEKITAR TAMAN WISATA ALAM GROJOGAN SEWU TAWANGMANGU

Dwi Handayani, Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, M.S.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui karakteristik wisatawan di TWA Grojogan Sewu Tawangmangu, mengetahui jenis dan besar belanja wisatawan di TWA Grojogan Sewu Tawangmangu, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya belanja wisatawan di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu Tawangmangu dan mengetahui jumlah tenaga kerja di bidang pariwisata yang terserap dari masyarakat sekitar Taman Wisata Alam Grojogan Sewu Tawangmangu. Penelitian dilakukan di TWA Grojogan Sewu Tawangmangu,Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah dan industri wisata di sekitar TWA dan dilakukan pada bulan November - Desember 2010. Metode pengambilan data primer dari pengunjung berupa karakteristik pengunjung, jenis dan besar belanja wisatawan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya diambil dari sampel pengunjung menggunakan rumus Slovin. Selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif statistik sederhana dan dideskriptifkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah belanja wisatawan dianalisis dengan analisis linier berganda. Sampel pelaku usaha diambil dengan intensitas sampling 10-15% dari populasi, kemudian datanya dianalisis dengan prosentase penyerapan tenaga kerja di bidang usaha pariwisata dan rasio jumlah tenaga kerja di bidang usaha pariwisata. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Wisatawan TWA Grojogan Sewu didominasi oleh wisatawan laki-laki, berumur antara 15-30 tahun, berasal dari Propinsi Jawa Tengah dan DIY (selain Kab. Karanganyar), cukup terpelajar, jenis pekerjaan pelajar dan mahasiswa, berpenghasilan kurang dari Rp. 500.000, menuju lokasi dengan sepeda motor, bersama teman dan keluarga, lama kunjungan 1-3 jam dan lebih dari tiga kali mengunjungi TWA Grojogan Sewu. (2) Belanja wisatawan terbesar adalah untuk penginapan sebesar Rp. 141.389/orang (46,77%), transportasi sebesar Rp. 41.430/orang (13,71 %), pembelian souvenir sebesar Rp. 24.550/orang (8,121%), pembelian makanan dan minuman sebesar Rp. 22.082/orang (7,305%), fotografi dan sewa kuda sekitar Rp 15.000/orang (5%), kolam renang dan flying fox Rp. 10.000/orang (3 %), karcis masuk, parkir, titip helm, sewa toilet, sewa tikar dan sewa payung sekitar Rp. 1000-Rp. 3.000/orang (1%). (3) Berdasarkan hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa nilai R2 = 0,474 artinya sebesar 47,40 % belanja wisatawan dipengaruhi oleh pendapatan wisatawan (Rp 1.500.00-Rp. 2000.000) dan lama kunjungan (3-6 jam dan menginap 1 hari), sisanya sebesar 52,60 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model.4) Penyerapan tenaga kerja masyarakat sekitar TWA Grojogan Sewu di bidang usaha sarana wisata diperkirakan sebesar 18,60 %. Hasil rasio tenaga kerja dibidang usaha menunjukkan rata-rata setiap 2 orang wisatawan dapat memberikan peluang kerja bagi 1 orang penjual jasa wisata yang ada di TWA Grojogan Sewu.

The research aim to find out the tourist characteristic at Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park, type and amount of tourist expenditure at Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park, factors which influence tourist expenditure amount at Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park, and employment number in tourism sector employed from local people of Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park. The research held at Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park, Karanganyar regency, Central Java province and tourism industry around Grojogan Sewu is analyzed by double linier analysis. Entrepreneurs sample is taken with sampling intensity 10-15% of the population thus the data is analyzed with employment percentage in tourism sector and work force number in tourism sector. The research results are as follows : (1) Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park tourists are dominated by male tourist, age between 15-30 years old, originated from Central Java province and DIY (except Karanganyar regency), educated, occupation type is student, income less than Rp. 500.000, travel to the location by motor cycle, accompanied by friend and family, visit duration is 1-3 hours and has been visiting Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park for more than three times (2) The biggest portion of tourist expenditure is for lodging Rp. 141.389/person (46,77%), transportation Rp. 41.430/person (13,71 %), souvenirs Rp. 24.550/orang (8,121%), food and beverage Rp. 22.082/person (7,305%), photography and horse rent Rp. 15.000/person (5%), swimming pool and flying fox Rp. 10.000/person (3%), entry ticket, parking, helmet keeping service, toilet rent, mat and umbrella rent Rp.1.000-Rp.3.000/person (1%). (3) Double linier analysis result shows R2 = 0,474. It means 47,40% tourist expenditure is influenced by income and visiting duration. The remain 52,60 % is influenced by other variables which are not included in the model (4) Local employment around Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park in tourism sector is estimated around 18,60 %. Employment in the business sector shows that for average, every two tourists can give work opportunity for one person of tourism service playmaker at Grojogan Sewu Tawangmangu nature tourism park.

Kata Kunci : Belanja Wisatawan, Tenaga Kerja, TWA Grojogan Sewu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.