Laporkan Masalah

KINERJA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PROMOSI DAERAH (BPMPD) PROVINSI JAMBI

DIAN NUR KHAIRANI, SS., Dr. Erwan Agus Purwanto, M.A.

2011 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan

Penelusuran kinerja BPMPD Provinsi Jambi dilakukan untuk mengetahui pencapaian kinerja BPMPD Provinsi Jambi dalam melaksanakan tugasnya sebagai koordinator perencanaan pengembangan investasi. Analisis juga dilakukan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipasi, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan mengacu pada teknik interaktif Miles- Huberman. Kinerja BPMPD Provinsi Jambi dipengaruhi oleh sumber daya manusia BPMPD Provinsi Jambi, kapasitas manajemen BPMPD Provinsi Jambi, perizinan investasi, dan peran kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Kemampuan sumber daya manusia BPMPD Provinsi Jambi belum memadai dalam mengelola keuangan dan menangani masalah investasi Selain itu, kapasitas manajemen BPMPD Provinsi Jambi juga mempengaruhi kinerja BPMPD Provinsi Jambi yang terlihat dari lemahnya kepemimpinan Kepala BPMPD Provinsi Jambi dalam menggerakkan pegawai dan tertutupnya mekanisme penyusunan kegiatan. Faktor berikutnya yang juga mempengaruhi kinerja BPMPD Provinsi Jambi adalah perizinan investasi yang mengalami hambatan sebagai akibat panjangnya prosedur perizinan. Di sisi lain, kabupaten/kota di Provinsi Jambi belum mampu mengembangkan perannya dalam merumuskan pengembangan investasi di daerah turut mempengaruhi kinerja BPMPD Provinsi Jambi. Kabupaten/kota belum mampu memberikan jaminan hukum melalui produk perda yang secara lengkap mengatur masalah investasi di kabupaten/kota. BPMPD Provinsi Jambi harus melakukan pembenahan, termasuk pembenahan manajemen keuangan dengan membentuk tim penilai harga, penguatan peran tim taskforce dengan membuat cara mekanisme koordinasi tentang tugas yang harus dilakukan oleh anggota tim dan prosedur pengendalian dan penanganan masalah investasi, perumusan perda untuk memberikan jaminan kepastian hukum kepada investor. Pembenahan tersebut mensyaratkan beberapa pembenahan lainnya, yaitu pembenahan penempatan pegawai, peningkatan kemampuan pegawai, serta optimalisasi peran kepala dengan mengadakan pertemuan rutin sehingga mampu meningkatkan kapasitas manajemen. Pembenahan perizinan dapat dilakukan BPMPD Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten/kota dengan cara membuat standardisasi pelayanan perizinan untuk menyamakan pandangan pemerintah kabupaten/kota sehingga tercipta pelayanan perizinan yang mudah, murah, cepat, dan tepat waktu. Sebagai koordinator pengembangan investasi tingkat provinsi, BPMPD Provinsi Jambi sebaiknya mendekati kabupaten/kota secara persuasif sehingga terjadi kesamaan visi dalam mengembangkan investasi sehingga program pengembangan investasi dapat berjalan dengan baik di setiap kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

The commitment for developing investment in Jambi can be found in activities implemented by Investment and Promotion Board of Jambi Province. Therefore, it is necessary to analyze the performance of the organization in executing the task as coordinator of investment development plan. The analysis also analyzes the factors that influence the performance. This research is conducted using qualitative method using primary and secondary data. Primary data were collected through in-depth interview and participatory observation; meanwhile secondary data were collected through documentation. The data were analyzed using Miles-Huberman’s interactive technique. The research reveals that the performance of organization was not good at the time. It can be seen from the economy, responsiveness, and productivity of organization. The performance of organization was influenced by human resource, management capacity, investment license, and the regencies and city’s role. First, the quality of organization’s personnel was inadequate in administering financial and managing the investment problems. Second, management capacity affected the performance of organization that can be seen from the lack of leadership capacity in directing organization’s personnel and the exclusiveness of activity’s plan mechanism. Third, investment license process affected the performance since the process detained investment climate. Last, the insufficient roles performed by regencies in formulating investment development programs also affected the performance of organization. The regencies also couldn’t create investment security through a comprehensive regulation. Investment and Promotion Board of Jambi Province should make some changes to improve the performance, such as improving the financial management by establishing surveyor team related to provision of organization’s stuff, repositioning task-force team by establishing coordination mechanism including job description for each member, and establishing regulation for ensuring investment security. Those changes require some arrangements, such as arranging proportional placement for the employee, arranging technical training and repositioning the head’s role by arranging routine meeting. Investment and Promotion Board should make interference at investment permit process by establishing standard for investment service. Support to regencies that has important role in investment service can be given persuasively through coordination with regencies and investors as well.

Kata Kunci : kinerja, faktor yang mempengaruhi kinerja, BPMPD Provinsi Jambi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.