Laporkan Masalah

PERUBAHAN KARAKTERISTIK KAWASAN KAREBOSI SEBAGAI RUANG TERBUKA PUBLIK DITINJAU DARI KAJIAN SPASIAL DAN HISTORIKAL (Studi : Kawasan Karebosi Makassar)

MUHAMMAD ZAKI, Prof. DR. Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP., M.Sc.

2011 | Tesis | S2 Desain Kawasan Binaan

Kota adalah simbol peradaban, tingkat yang dapat dipahami dari kompleksitas fisik dan struktur sosial penduduk perkotaan. Ruang terbuka publik adalah salah satu elemen perkotaan dengan beberapa nilai, termasuk nilai ekologis, nilai psikologis, nilai sosial-budaya, nilai ekonomi, dan nilai estetika. Nilai dapat mengalami keberlanjutan dan perubahan dengan segala konsekuensi perkembangan zaman. Perubahan di ruang terbuka publik dapat mempengaruhi karakteristik daerah perkotaan, yang dapat diidentifikasi seperti melalui analisis morfologi. Penelitian ini menguraikan perubahan karakteristik daerah Karebosi sebagai salah satu ruang terbuka perkotaan di Kota Makassar, dilihat dari aspek spasial dan sejarah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menjelaskan periode berurutan perkembangannya. Hasil analisis pada skala makro yang menunjukkan bahwa perkembangan wilayah tersebut menjadi lahan privat dan komersial tidak lebih penting berkaitan dengan nilai-nilai budaya lokal. Pedoman desain perkotaan yang dihasilkan dari penelitian ini terdiri dari: (a) cara mengantisipasi kemungkinan peningkatan area ruang permanen di daerah tersebut; (b) meremajakan elemen hijau dan penyediaan mengarahkan vegetasi di daerah pintu masuk; (c) pengembangan street furniture didasarkan pada konsep lokal; (d) pengaturan pada Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Selain itu, ada beberapa unsur-unsur non-fisik harus dipertimbangkan: (a) mengoptimalkan penggunaan pedestrian dan persimpangan jalan-fasilitas, (b) menjaga fungsi kawasan sebagai ruang terbuka publik, dan (c) mengembangkan Karebosi menjadi daerah dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai historisnya, yang merupakan bagian penting dari kota lama Makassar.

City is a symbol of civilization, the level of which can be understood from the physical complexity and the social structure of the urban inhabitants. Public open space is one of the urban elements with some values, including ecological values, psychological values, socio-cultural values, economic values, and aesthetic values. All values is undergoing both continuity and change with all consequences that follow. The changes in public open spaces can influence the characteristics of the urban areas, which can be identified such as through a morphological analysis. This research elaborates the changes in characteristics of the Karebosi area as one of the urban open spaces in Makassar Municipality, viewed from spatial and historical aspects. The method employed was qualitative method to explain the sequential period of its development. The results of the analysis at the macro scale show that the development of the area into private and commercial uses are no more pertinent to the local cultural values. The urban design guideline resulted from this research consists of: (a) the way of anticipating the possibilities of the increasing area of permanent spaces in the area; (b) rejuvenating the green elements and the provision of directing vegetation in the area of entrance; (c) development of street furniture based on the local concepts; (d) regulation on Building Coverage (BC) and Floor Area ration (FAR). In addition, there are some non-physical elements should be considered: (a) optimize the use of pedestrian ways and road-crossing facilities; (b) keep the function of the area as a public open spaces; and (c) develop Karebosi area by considering its historical values, which is an important part of the olden districts of Makassar.

Kata Kunci : Ruang terbuka Publik, Perubahan Karakter Kawasan, Kawasan historis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.