REKAYASA MESIN TILT CASTING DAN PENELITIAN PENGARUH TEMPERATUR PENUANGAN, TEMPERATUR CETAKAN DAN KECEPATAN KEMIRINGAN CETAKAN TERHADAP SIFAT MEKANIK PADUAN ADC 12
MUSYAFAK, Dr. Suyitno, ST., M.Sc.
2011 | Tesis | S2 Teknik MesinTilt casting adalah suatu proses dimana logam cair dalam wadah tuang yang menempel pada cetakan dimiringkan agar logam cair mengalir ke dalam rongga cetakan, diamkan logam cair membeku, kemudian cetakan buka untuk mengambil coran. Kecepatan kemiringan cetakan dapat divariasikan menggunakan inverter dan bergerak kontinu karena digerakkan motor listrik AC. Penelitian ini bertujuan untuk (a) merancang, membuat, dan menguji mesin tilt casting, (b) mengkaji pengaruh temperatur penuangan, temperatur cetakan dan kecepatan kemiringan cetakan tilt casting terhadap keberhasilan pengecoran, kekerasan Brinell, kekuatan tarik dan keausan coran paduan Aluminium Die Casting mengandung 9,6 – 12% Silikon (ADC 12). Mesin tilt casting diuji coba sampai semua indikator berfungsi, kemudian dilakukan proses pengecoran ADC 12. Proses pengecoran dengan menvariasikan berbagai variabel yaitu temperatur tuang 790; 810; 830; 850 oC, temperatur cetakan logam 200; 250; 300 oC, dan kecepatan kemiringan cetakan 6; 9; 12; 15 o/detik. Coran diuji tarik, kekerasan Brinell, keausan, struktur mikro, dan pemeriksaan hasil coran. Hasil uji coba menunjukkan bahwa mesin tilt casting yang dibuat adalah berfungsi sesuai dengan rencana. Produk yang dihasilkan berupa coran pedal gas, rem, dan kopling mobil. Tegangan tarik dan kekerasan Brinell arah vertikal lebih tinggi dibanding arah horizontal. Temperatur tuang semakin tinggi tegangan tariknya meningkat. Kecepatan kemiringan cetakan semakin tinggi kekerasannya meningkat. Ketahanan keausan yang tinggi terjadi pada semua kecepatan kemiringan cetakan di temperatur tuang 830 oC. Temperatur cetakan semakin rendah sifat-sifat mekanik semakin baik.
Tilt casting is a process where molten metal inside a pouring cup that attached to mould being tilted so that the molten metal flows into the mould cavity, let the molten metal freeze, then open the mould to take the casting product. Mould tilting speed can be varied using an inverter and it continually moving because it is moved by an AC electric motor. The aims of this research are (a) to design, manufacture, and test the tilt casting machine, (b) to study the effect of pouring temperature, mould temperature, and mould tilt speed on the casting soundness, Brinell hardness, tensile stress, and wear rate of Aluminium Die Casting consist 9,6-12% Silikon (ADC 12) casting alloy. Tilt casting machine was tested until all indicators are functioning, then ADC 12 casting process being carried out. The casting process was carried out by varying several variable, such as pouring temperature of 790; 810; 830; 850 oC, mould temperature of 200; 250; 300 oC, and mould tilt speed of 6; 9; 12; 15 o/sec. Cast were tested tensile strength, Brinell hardness, wear rate, micro structure, and casting result inspection. The results show that tilt casting machine are reliable. The products are accelerate,brake and clutch pedal. Tensile strength and Brinell hardness are higher in vertical direction than that in the horizontal ones. Increasing pouring temperature will increase the tensile strength increascing cast tilt speed will increase hardness well. A high wear resistance is found on all tilt speed with pouring temperature of 830 oC. Finally, a better mechanical propertie is found in a lower mould temperature.
Kata Kunci : tilt casting, ADC 12, sifat mekanik