Laporkan Masalah

FAKTOR IBU DALAM PEMBERIAN SUPLEMEN PADA ANAK PRASEKOLAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Ineka Andi Tabita, Toto Sudargo, SKM., M.Kes.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Anak masih mengkonsumsi suplemen, walaupun kebutuhan gizi anak sudah terpenuhi melalui asupan makan. Penggunaan suplemen telah menjadi hal yang populer, namun pola pemberiannya belum dapat dibuktikan. Berdasarkan tingkat penggunaanya yang terus meningkat dan risiko kelebihan beberapa asupan mikronutrien yang dihadapi maka penelitian mengenai suplemen anak ini perlu dilakukan. Tujuan: Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pemberian suplemen pada anak prasekolah yang dihubungkan dengan karakteristik ibu sebagai individu yang paling berpengaruh dalam pemberian suplemen. Perbedaan karakter asupan makan dan status gizi anak yang diberikan suplemen dan yang tidak juga turut dibandingkan. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan casecontrol. Responden penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak prasekolah (3-5 tahun) di TK swasta Bandar Lampung (n=158). Responden akan ditanyakan berdasarkan kuisioner terstruktur dan form food recall 24 jam. Data kuantitatif dianalisis dengan uji chisquare, uji t dan uji regresi logistik dengan derajat kemaknaan 95%, P>0,05. Hasil: Sebagian besar anak mengonsumsi suplemen dengan jenis multivitamin (MVM) (65.45%) sebanyak 1x/hari. Faktor determinan Ibu dalam pemberian suplemen pada anak adalah paparan media sebagai sumber informasi.Ibu yang memiliki pendapatan keluarga tinggi, berpendidikan rendah, mengonsumsi suplemen dan memiliki motivasi tinggi memiliki kecenderungan dalam memberikan suplemen pada anak. Tidak ada perbedaan status gizi dan asupan makan antara anak yang diberikan suplemen dan yang tidak (perhitungan tanpa penambahan zat gizi dari suplemen). Kesimpulan: Faktor yang paling mempengaruhi ibu dalam memberikan suplemen pada anak adalah paparan media. Tidak ada perbedaan asupan makan dan status gizi anak pada anak yang diberikan suplemen dan yang tidak.

Background: Many children still consume supplement food although their needs for nutrient have been fulfilled. Use of supplements has become popular, yet its pattern of use is still unknown. Considering the increased use of supplements and risk of excessive micronutrient intake that children may encounter, it is necessary to study use of supplements in children. Objective: To identify use of supplements in preschool children in association with characteristics of mother as an individual that greatly affects use of supplement. The study also aimed to find out the difference in food intake and nutrition status of children that got supplement and those that did not get supplement. Method: The study was observational with case control study design. Respondents of the study were mothers that had preschool children (3-5 years) at private kindergarten of Bandar Lampung (n=159). Data were obtained from structured questionnaire and from of food recall 24 hours. Quantitative data were analyzed using chi square, t-test and logistic regression at confidence interval 95%, p>0.05. Result: The majority of children consumed supplement of multivitamin type (65.45%) once a day. Determinant factor of mother in the provision of supplement in children was media exposure as source of information. Mothers with high family income, low education, consumed supplement and had high motivation and tendency to give supplement to children. There was no difference between nutrition status and food intake of children that consumed supplement and those that did not (calculation without nutrient and supplement addition). Conclusion: Factor that was most influential to mother in the provision of supplement for children was media exposure. There was no difference between nutrient intake and nutrition status of children that consumed and did not consume supplement.

Kata Kunci : suplemen, anak prasekolah, ibu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.