Laporkan Masalah

PELATIHAN KESADARAN FONOLOGIS TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN FONOLOGIS PADA ANAK GANGGUAN FONOLOGI

NELIANA PUSPITASARI, Prof. Dr. Amitya Kumara, MS., Psi.

2011 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Kesadaran fonologis merupakan prediktor terbaik pada kesuksesan membaca permulaan pada anak-anak (Adam, dkk dalam Blischack, 2004). Anak-anak yang mengalami gangguan fonologi memiliki kesadaran fonologi yang rendah dan mempunyai dampak pada perkembangan akademik ketika masuk Sekolah Dasar, seperti adanya kesulitan membaca. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari pelatihan kesadaran fonologis terintegrasi dalam meningkatkan kesadaran fonologis serta menurunkan tingkat kesalahan produksi suara (artikulasi) pada anak yang mengalami gangguan fonologi. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak berusia 7 tahun yang mengalami gangguan fonologi. Intervensi yang diberikan adalah pelatihan kesadaran fonologis yang terintegrasi dengan terapi bicara. Materi kesadaran fonologis terdiri dari 3 aspek: segmentasi fonem, penggabungan fonem, dan manipulasi fonem. Frekuensi pelatihan: satu sesi pertemuan dapat untuk mengintervensi ketiga aspek kesadaran fonologis disertai dengan terapi bicara. Total waktu yang diperlukan untuk mengadakan pelatihan adalah selama 7 minggu. Teknik analisis data dilakukan dengan Wilcoxon Matched Pairs Signed Ranks Test, inspeksi visual, dan analisis kualitatif berdasarkan pendekatan perilaku (Response Antecendents Consequences–Strenght). Hasilnya, pelatihan kesadaran fonologis terintegrasi dapat meningkatkan kesadaran fonologis pada aspek manipulasi fonem serta menurunkan kesalahan artikulasi bicara pada anak gangguan fonologi.

Phonological awareness is the best predictor of initial reading success in children (Adam,et al in Blischack, 2004). Children who have phonological disorders have low phonological awareness and have an impact on academic progress when entering elementary school, such as reading difficulties. The purpose of this research is to determine the effect of integrated phonological awareness training in phonological awareness and to decrease the error in producing voices (articulation) of single word for children who have phonological disorders. Subject in this experiment were 7 years old who suffered phonological disorders. Interventions provided is phonological awareness training that is integrated with speech therapy. Phonological awareness material consists of 3 aspects: phoneme segmentation, phoneme blending, and phoneme manipulation. The total time required to conduct the training is 7 weeks. The data analysis technique performed by wilcoxon matched pairs signed ranks test, a visual inspection and qualitative analysis based on behavioral approaches (Response Antecendents Consequences-Strength). As a result, an integrated phonological awareness training can improve phonological awareness to the aspects of phoneme manipulation and reduce errors in speech articulation to child of phonological disorder

Kata Kunci : pelatihan kesadaran fonologis, kesadaran fonologis, gangguan fonologis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.