Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI PENGELOLAAN TAMAN KYAI LANGGENG KOTA MAGELANG menjadi OBYEK WISATA BERKELANJUTAN

Lesiana Fandri, S.Sos, Dr. M. Baiquni, M.A.

2011 | Tesis | S2 Magister Adm. Publik

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana Implementasi Pengelolaan Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng (OWTKL) di Kota Magelang untuk dapat menjadi obyek wisata yang berkelanjutan, mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan global di bidang pariwisata. Pengelolaan berkalanjutan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan manfaat pariwisata di Kota Magelang yang sampai saat ini belum diperhitungkan sebagai salah satu elemen potensial dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang dan juga memberikan manfaat langsung terhadap masyarakat yang ada di sekitar obyek wisata tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif sebagai upaya untuk mendapatkan dan menyampaikan fakta dengan jelas dan teliti berkaitan dengan pengelolaan Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang. Sumber data utama adalah para informan yang dinilai memiliki kapasitas dan otoritas dalam memberikan informasi terkait penyusunan anggaran di atas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi langsung. Sedangkan teknik analisis data yang dipergunakan adalah model interaktif yang terdiri dari pengumpulan, reduksi, dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan pengamatan dan dilakukan analisa terhadap indikator keberlanjutan pengelolaan Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng didapatkan kesimpulan bahwa pengelolaan yang dilakukan oleh Perusda OWTKL, Pemerintah Kota Magelang maupun Masyarakat yang mendukung keberlanjutan meliputi lima komponen sumber daya pariwisata yaitu : pertama, pengelolaan terhadap obyek dan daya tarik wisata yang memenuhi indikator kepuasan wisatawan, manfaat ekonomi, kesejahteraan masyarakat, partisipasi masyarakat, perlindungan terhadap aset-aset budaya, perlindungan terhadap aset alami, pengelolaan sumber daya alam yang langka, dan pembatasan dampak lingkungan; kedua, aksesibilitas yang dapat dilihat dari terpenuhinya indikator kepuasan wisatwan dan partisipasi masyarakat; ketiga, sarana dan prasarana dengan indikator kepuasan wisatawan, jaminan kesehatan dan keselamatan, manfaat ekonomi, kesejahteraan masyarakat, perlindungan terhadap aset alami, pengelolaan sumber daya alam yang langka, dan indikator pembatasan dampak lingkungan; keempat, informasi dan promosi yang memenuhi indicator kepuasan wisatwan; dan kelima, pengelolaan wisatawan dengan indikator kepuasan wisatawan dan juga jaminan keselamatan dan kesehatan wisatawan.

This research describes how the implementation of Tourism Management Kyai Langgeng Park in the city of Magelang to tourism can be sustainable, able to survive and thrive in global competition in tourism. Susitainable management is an effort to increase the benefits of tourism in the town of Magelang, which until now has not taken into account as one potential element in increasing revenues (PAD) of Magelang City and also provide direct benefits to the communities that surround these attractions. This study is descriptive with qualitative analysis in an effort to obtain and convey the facts clearly and closely related to Tourism Management Kyai Langgeng Park in City of Magelang. The main data source is the informant who is judged to have the capacity and authority to provide budgetary information regarding the above. Technique data collecting by interview and direct observation. While the data analysis technique used is an interactive model that consists of the collection, reduction, and presenting data and drawing conclusions. After observation and analysis of sustainability indicators Kyai Langgeng Park management tourism was concluded that the management carried out by Perusda OWTKL, Government of Magelang Municipality and the Communities that support the sustainability includes five components of the tourism resources are: first, the management of objects and attractions that meets the satisfaction indicators, the economic benefit, social welfare, community participation, protection of cultural assets, protection of natural assets, the management of scarce natural resources, and limiting environmental impact and secondly, access to which can be seen from the fulfillment of the tourist satisfaction indicators and community participation; third, facilities and infrastructure with tourists satisfaction indicators, health and safety guarantees, economic benefits, welfare, protection of natural assets, the management of scarce natural resources, and limitations of indicators of environmental impacts; fourth, information and promotions that meet tourist satisfaction indicators; and fifth, the management of tourists with tourist satisfaction indicators and also guarantee the safety and health tourists.

Kata Kunci : Pengelolaan Pariwisata berkelanjutan, Taman Kyai Langgeng, Sumber Daya Pariwisata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.