Laporkan Masalah

“SAHABAT BERBAGI” : METODE PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS BAGI MASYARAKAT

LUCIA PEPPY NOVIANTY, Prof. Johana Endang Prawitasari, Ph.D., Psi

2011 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Pengelolaan kesehatan mental masyarakat tidak hanya bertumpu pada tenaga kesehatan jiwa, tetapi perlu melibatkan pula kekuatan sosial masyarakat, terlebih pada negara-negara miskin dan berkembang. Kelompok-kelompok sosial masyarakat berpotensi menjadi media penguatan psikologis masyarakat, yakni dengan melatihkan keterampilan pendampingan.. Penelitian ini melakukan uji coba terhadap Metode Sahabat Berbagi sebagai suatu metode pendampingan psikologis pada masyarakat. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan pre-test post-test experiment design without control group. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Subjek berjumlah delapan belas orang. Subjek dibagi menjadi dua kelompok. Sembilan orang pada kelompok inti dan sembilan orang pada kelompok lanjutan. Kebermanfaatan metode diukur dengan skala keterampilan pendampingan, skala pengalaman didampingi, angket pengetahuan stres dan pengelolaannya serta wawancara dan pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa metode Sahabat Berbagi mampu meningkatkan keterampilan pendampingan bagi para subjek kelompok inti tetapi perubahan pada kelompok lanjutan belum signifikan. Metode ini belum secara konsisten meningkatkan pengalaman didampingi maupun pengetahuan stres dan pengelolaan stres. Faktor keberhasilan dan keterbatasan Sahabat Berbagi serta implikasi untuk penelitian selanjutnya dibahas sebagai diskusi.

Maintaining community mental health is not only goverment obligation but also needed the community attention, especialy in low and midle-economic country. Social groups in community are potential to strengthen psychological condition. That benefit could be reached through psychological facilitating process within those activities. This research aims to find out how the “Sahabat Berbagi” is useful as a facilitating method in community. This research used the quasi experimental procedure with pre-test post-test experiment without control group design. Data was analyzed in quantitative and qualitative approach. Eighteen subjects involved in this research. Nine subjects were placed as core group and the other nine subjects were down liners. Interviews and focus group discussion were held to know baseline facilitation skills of the core group. Facilitation Skill Scale, Experience of Facilitating Process Scale, and Stress and Stress Menegement Knowledge Questionnaire were used as data collection instruments. The “Sahabat Berbagi” method could increase facilitation skill in core group but not yet in the down liners. This method was not consistent in increasing stress and stress management knowledge to Sahabat Berbagi participants. Supporting and limitation factors of Sahabat Berbagi method is discussed further.

Kata Kunci : keterampilan pendampingan berkelompok, pendampingan berjenjang, stres keseharian


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.