Laporkan Masalah

ANALISIS PENGELOLAAN ASET TANAH DAN BANGUNAN MILIK PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG

Adimas Rahardian, Dra. Wahyu Hidayati, M.Si.

2011 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Dalam pengelolaan aset tanah dan bangunan Pemerintah Kabupaten Magelang, dibutuhkan keberhasilan dalam menginventarisasi aset baik dalam aspek fisik maupun aspek yuridis sebagai langkah awal dalam manajemen aset. Aset yang terdata dengan baik, akan memudahkan pengambil keputusan dalam mengambil kebijakan khususnya mengenai manajemen aset. Penelitian ini fokus pada faktor – faktor kunci keberhasilan dalam pengelolaan aset tanah dan bangunan dengan mengkaji tingkat kepentingan dan kinerja berdasarkan perbedaan pada peran manajemen puncak, manajemen menengah, dan peran manajemen bawah atau pelaksana. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah purposive stratified sampling dengan jumlah 75 sampel dari populasinya yaitu seluruh pegawai yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Importance- Performance Analysis (IPA). Metode ini digunakan untuk mengetahui tingkat kepentingan dan kinerja dari faktor – faktor keberhasilan pengelolaan aset tanah dan bangunan dengan masing – masing sebanyak 16 variabel. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen tengah memiliki tanggapan yang lebih bervariasi. Hal ini dapat dilihat pada variabel 1 tentang informasi terinci dan terbaru mengenai pengelolaan aset tanah dan bangunan dianggap kurang penting walaupun kinerjanya baik. Tanggapan serupa juga untuk variabel 4, variabel 8, dan variabel 16. Untuk manajemen puncak dan manajemen bawah, memiliki jawaban yang sama untuk semua variabel yaitu penting dan baik.

In the land and building asset management of Magelang District Government, successful asset inventory, both in terms of physical and juridical aspects as the initial step in asset management is required. Well-recorded data on assets will facilitate decision makers in decision making, particularly in terms of asset management. This research focused on the key factors of successful land and building asset management by examining interest and performance levels based on the differences in roles of top, middle, and bottom management or implementer. Purposive stratified sampling method was adopted and there were 75 samples of the population including all employees working in Magelang District Government. The Importance-Performance Analysis (IPA) method was used in this research. This method was utilized to identify the interest and performance levels of the factors of successful land and building land asset management with 16 variable of each. Result of this research concluded that the middle management indicated more various responses. This was shown by the variable 1 concerning detailed and recent information on land and building asset management considered as less important, even with good performance. Similar responses were also for the variables 4, 8, and 16. While in terms of top and bottom management, similar responses were detected for all variables, namely important and good

Kata Kunci : aset,manajemen, kinerja, dan kepentingan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.