PENGARUH RESIN PINUS ( Oleoresin ) DAN UREA FORMALDEHIDA TERHADAP SIFAT MEKANIS PAPAN PARTIKEL BERBAHAN BAKU LIMBAH PARTIKEL KAYU JATI
SUNAJI,S.Pd, Dr. Ir. Viktor Malau, DEA
2011 | Tesis | S2 Mag.Sistem TeknikPapan partikel umumnya dibuat dengan menggunakan limbah partikel kayu jati (Tectona grandis) dan perekat sintetis, seperti urea formaldehida, melamin formaldehida, dan phenol formaldehida. Perekat alami yang ramah lingkungan belum digunakan dalam produksi papan partikel. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan resin pinus (oleoresin) sebagai perekat alami. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah limbah partikel kayu jati, resin pinus dan perekat urea formaldehida. Tahapan utama meliputi pemilihan ukuran partikel, pencampuran, pembentukan papan partikel, dan pengujian. Spesimen dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu spesimen yang sepenuhnya menggunakan perekat urea formaldehida dengan variasi kadar 7%, 10%, 12,5%, dan 15% serta spesimen yang menggunakan perekat campuran urea formaldehida 6% dan oleoresin bervariasi 1%, 4%, 6,5%, dan 9%. Spesifikasi spesimen adalah berukuran 30 cm × 30 cm × 1 cm, kerapatan ± 0,6 g/cm 3 dan untuk setiap pengujian dilaksanakan 3 kali. Papan partikel diuji sifat mekanisnya menurut SNI 0321052006. Paramater yang diamati meliputi kerapatan, keteguhan tarik tegak lurus permukaan (internal bonding) , modulus patah dan modulus elastisitas papan partikel. Kerapatan papan partikel yang dihasilkan 0,51 g/cm 3 – 0,55 g/cm 3 . Hasil pengujian sifat mekanis menunjukkan kecenderungan meningkat seiring bertambahnya komposisi campuran perekat urea formaldehida dan resin pinus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perekat berpengaruh terhadap sifatsifat mekanik papan partikel. Sifatsifat terbaik secara umum dimiliki oleh papan partikel dengan jumlah perekat 6% urea formaldehida (UF) dan 9% resin pinus (OR). Keteguhan rekat (internal bonding) sebesar 4,33 kgf/cm 2 , nilai modulus patah (MoR) terbaik sebesar 140,84 kg/cm 2 , dan nilai modulus elastis (MoE) terbaik sebesar 105,68 × 10 2 kgf/cm 2 .
Particle boards is generally made by teak wood (Tectona grandis) particles waste and synthetic adhesives like urea formaldehyde, phenol formaldehyde, and melamine formaldehyde. Environmental friendly natural adhesive has never been used in production of particle board. The present study investigates effect of pine resin (oleoresin) as natural adhesive of particle board. The present study uses teak wood particle waste, pine resin and urea formaldehida. The main research work are consisted of selection of particle size, mixing, production of particle board, and testing. Specimens are divided into two groups, which a groups of specimens completely use urea formaldehida (syntetic adhesive) with content variations of 7%, 10%, 12,5%, 15%, and a group of specimen containing mixed adhesive between 6% urea formaldehyde and various content of oleoresin, namely 1%,4%,6,5%, and 9%. Standard specimens have size 30 cm × 30 cm × 1 cm, density ± 0,6 g/cm 3 . Each testing is carried three times. Boards were tested for their mechanical properties in accordance with SNI 0321052006. The observed parameters were the density, the internal bonding, the modulus of rupture and the modulus of elasticity of the particle board. Density of particle board varies between 0,51 g/cm 3 – 0,55 g/cm 3 . Mechanical testing show that mechanical properties are improved with increase of oleoresin content. Particle board made by mixing of 6% urea formaldehyde (UF) and 9% oleorsin (OR) shows best performances, because has highest internal bonding (4,33 kgf/cm 2 ), MoR (140,84 kgf/cm 2 ), and MoE (105,68 × 10 2 kgf/cm 2 ).
Kata Kunci : papan partikel, resin pinus, perekat, sifat mekanis