Laporkan Masalah

Implementasi kebijakan pengelolaan lingkungan hidup :: Suatu studi kasus kerusakan lahan kritis sub Das Sentani Kabupaten Jayapura Propinsi Irian Jaya

SRAUN, Kornelius, Dr. Muhadjir Darwin

2001 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Paradigma pembangunan yang dianut saat ini adalah pembangunan yang berkelanjutan, yang berbasiskan pada pengelolaan lingkungan hidup secara tepat Hampir m u a negara maupun wilayah yang disentuh oleh pembangunan, mempunyai masalah ‘yang berkaltan dengan lingkungan, baik dari segi pemeliharaan lingkungan maupun upaya pemulihan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kesalahan penanganan lingkungan itu sendiri. Penanganan lahan kritis Sub Das Sentani merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk memulihkan kondisi ekologi yang ada di sekitarnya. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja yang telah dicapai sebagai hasil dari implementasi kebijakan penanganan lahan kritis di Sub Das Sentani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskripsi kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif, sehingga diperoleh gambaran yang jelas mengenai fenomena sosial yang ada di seputar implementasl penanganan lahan kritis di Sub Das Sentani. Data sekunder, pengamatan lapangan dan wawancara mendalam menjadi dasar bagi analisis dan interprestasi yang dllakukan. Variabel yang dimunculkan dalam menganalisa implemetasi program ini adalah pengawasan, koordinasi, lembaga, sumber daya manusia, dan nilai budaya yang dianut masyarakat sekitarnya. Dan hasil analisis ditemukan bahwa kinerja implementasi tidak berhasil dengan indikator rusaknya tanaman reboasasi dari hasil program ini, yang disebabkan oleh kondisi lahan dan pengrusakan yang dilakukan oleh masyarakat sekltamya ; proses pengawasan tidak berjalan optimal, karena ada hubungan yang terputus antara perencanaan dan pelaporan atas pelaksanaannya ; koordinasi menunjukkan bahwa pelimpahan wewenang tidak berjalan optimal, karena pertangungjawaban atas hasil pelaksanaan tidak berjalan sebagaimana mestinya, demikian juga alur informasi dengan indikasi kurangnya pelaporan tertulis atas hasil ketja di lapangan ; secara kelembagaan, sumber daya manusia yang ada pada instansi yang menangani belurn optimal, karena faktor pendidikan dan keahlian di bidang lingkungan hidup ; nilai budaya ondofolo yang dianut masyarakat sekitarnya, tidak diakomodasi secara baik, sehingga timbul persepsi negatif dari masyarakat atas pelaksanaan program ini. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah optimalkan kinerja kantor Bapedalda sebagal instansi yang menangani program rehabilitasi lahan kritis di Sub Das Sentani, sehingga semua proses yang ada dalam implementasi dapat dipantau dan ditingkatkan kinejanya ; memperkuat SDM yang ada di instansi Bapedalda Kabupaten Jayapura, baik dari segi rekruitmen staf yang berbasls ilmu lingkungan, pettanian, dan kehutanan, maupun diadakannya pelatihan-pelatihan mengenai lingkungan hidup bagi staf yang sudah ada ; menggunakan pendekatan pengembangan kelembagaan dalam im#mentasi program untuk mengatasi perlawanan atau penolakan masyarakat atas program ini ; partisipasi luas dari masyarakat amat diperlukan bagi kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program rehabilitasi lahan kritis di Sub Das Sentani ini.

Number of country at the moment use the sustainable development paradigm to implement their policy and adopt the enviroment issues totally. The recovery of enviroment is need to"reach of the goal of main development. This research interest to find out the dimension of influencing performance of implementation enviroment recovery for district of Sentani for the land around the river. The research uses the qualitative descriptive not only through the analysis data secondary to explain the social phenomenon, but also use the observation and in depth interview technical. The variables using in analysis is controlling, coordination, organization , and culture's value. The result of thesis find some problem, namely the performance of programme implementation as the result of research show the unsucceed because of fail the plants growth totally ; controlling process show low of right touch of bureaucracy, because unmatching beetwen the planning stage and the report of implementation ; regarding the coordination variable, dimension of the delegation of power work without feed back of report and also low performance occur of information flow ; institution or organization dimension say that there is a low quality of human resources to do this job for recovering the land critis for Sentani District, as well as the the less skill of enviromental stage ; culture's value own of the community around Sentani district attack the implementation of programme, because there is a good approach doing by the staf of organization. This thesis recommends some practical guidance for review and make the next policy in Sentani district enviroment, namely optimezed the performance of Bapedalda Kabupaten Jayapura by increasing the quality of human resources development and do the workshop or trainning of enviroment to the staf of organization ; use the institution building methode for approching the community around Sentani district for making the succeed of policy implementation ; open the participation of community including the community's leader to involve in all of development aspect, especially in enviroment stage.

Kata Kunci : Kebijakan Lingkungan Hidup,Kerusakan Lahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.