IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK DI NUSA TENGGARA BARAT
Lalu Moh Nazar Fajri, SE, Dr. Nunuk Dwi Retnandari
2011 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikPembangunan Bandara Internasional Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu kebijakan nasional yang bertujuan untuk menjawab problematika dan peluang yang ada di Nusa Tenggara Barat khususnya. Untuk itu dibutuhkan adanya komitmen dan konsistensi dari aparatur pemerintah agar implementasi pembangunan Bandara Internasional sesuai dengan tujuan dan tepat waktu. Persoalan yang cukup serius dalam pembangunan Bandara Internasional Lombok adalah mengenai ketepatan waktu pengerjaan yang telah memakan waktu cukup lama dan harus segera diselesaikan oleh pemerintah Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorâ€faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Nusa Tenggara Barat Khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Lombok Tengah. Dalam penelitian ini sumber data yang dipakai adalah sumber data primer berupa wawancara dan sumber data sekunder berupa dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian telihat bahwa koordinasi pemerintah dengan rekanan dirasakan begitu kurang optimal, salah satunya adalah ketika DPRD sebagai salah satu perangkat di daerah kurang begitu dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan Bandara Internasional Lombok. Masalah yang mendasar adalah mengenai pendanaan yang meningkat sebesar Rp.137 Milyar atau sebesar 1,20% dimana disebabkan oleh kekeliruan perhitungan spesifikasi pekerjaan yang dilaksanakan. Disatu sisi masyarakat belum sepenuhnya menerima keberadaan bandara yang disebabkan oleh ketidak adilan pemerintah dan rekanan dalam memberikan eksternalitas kepada masyarakat sekitar bandara. Selain itu masalah studi kelayakan teknis bandara harus menjadi perhatian seluruh pihak demi menunjang faktor kemanan dalam penerbangan di Bandara Internasional Lombok. Penelitan ini menyarankan agar seluruh aspek dibenahi dengan baik demi mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Selain itu, soft opening dapat dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dan tidak mundur lagi.
Lombok International Airport Development in West Nusa Tenggara is one of the national policy that aims to address problems and opportunities in the West in particular. That requires the commitment and consistency of the government apparatus for implementing the construction of International Airport in accordance with objective and timely manner. The issue is quite serious in Lombok International Airport development is about the accuracy of the processing time that has taken that long and should be resolved by the government of West Nusa Tenggara. This study aims to determine what factors are affecting the implementation of the policy. The research method used by researchers in this study is a qualitative approach. The research location is in West Nusa Tenggara Particularly in the Provincial Government of West and Central Lombok. In this study the data source used is the source of primary data in the form of interviews and secondary data sources in the form of documentation and observation. Based on research results is seen that the government's coordination with partners perceived as less than optimal, one of which is when the parliament as one of the devices in the area are less involved in the planning process Lombok International Airport development. The fundamental problem is about funding the increase of Rp.137 billion or by 1.20% which is caused by the error calculation specifications of work performance. On one side of the airport is not fully accept the existence of injustice caused by the government and partners in providing externalities to the community around the airport. Besides the technical feasibility study airport issues should be a concern of all parties in order to support the safety factors in airlines in Lombok International Airport. This research suggested that all aspects to be addressed properly in order to achieve the agreed objectives. In addition, the soft opening can be carried out in accordance with a predetermined time and not back down anymore.
Kata Kunci : Implementasi kebijakan