Laporkan Masalah

KELAYAKAN FINANSIAL SEBELUM PERLUASAN LANDASAN PACU BANDARA RENDANI MANOKWARI PROVINSI PAPUA BARAT

Evie Yulianty, ST, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc.

2011 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Perluasan bandara Rendani tentu saja memberikan pengaruh pada pertumbuhan pembangunan dan ekonomi di Kota Manokwari, khususnya di lingkungan sekitar bandara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial dalam pembangunan perluasan Bandara Rendani Manokwari, Provinsi Papua Barat. Untuk mengkaji kelayakan proyek digunakan pula evaluasi yang disebut benefit – cost ratio, B/C Ratio. Analisis B/C kemudian dilanjutkan dengan analisis sensitifitas. Analisis sensitivitas dilakukan untuk melihat pengaruh perubahanperubahan parameter dalam aspek finansial terhadap keputusan yang diambil. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa hasil analisis pada tingkat discount rata 12 persen menunjukkan bahwa nilai NPV positif serta BCR > 1 yang berarti investasi pengembangan bandara Rendani-Manokwari secara financial layak untuk dilakukan. Hasil analisis sensitifitas menunjukkan bahwa perhitungan penurunan maupun peningkatan 10 persen pada penerimaan (benefit) masih memberikan nilai BCR > 1. Perhitungan penurunan maupun peningkatan 10 persen pada biaya (cost) masih memberikan nilai BCR > 1. Perhitungan penurunan maupun peningkatan 5 persen pada discount rate masih memberikan nilai BCR > 1. Hal ini berarti proyek pembangunan Bandara Rendani masih layak dilakukan jika perubahan tersebut terjadi.

Expansion of airport Rendani certainly influenced the growth and economic development in the city of Manokwari, particularly in the area around the airport. The purpose of this study is to determine the financial feasibility of airport expansion in the construction of Rendani Manokwari, West Papua is to analyzed the financial feasibility of airport expansion project Rendani Manokwari, West Papua province. To assess the feasibility of the project, benefit - cost ratio, B / C ratio. Analysis of B / C is use and then followed by sensitivity analysis. The sensitivity analysis conducted to see the influence of parameter changes in the financial aspects of the decisions taken. Based on the results of discussions, it can be conclude that the results of the analysis at the average discount of 12 persen indicates that a positive NPV and BCR> 1, which means investment in airport development Rendani-Manokwari financially feasible. The results of sensitivity analysis showed that the calculation of 10 persen decrease and the increase in revenue (benefit) is still providing value BCR> 1. Calculation of decrease and the increase of 10 persen on cost (cost) is still providing value BCR> 1. Calculation of 5 persen decrease and the increase in the discount rate still gives the value of BCR> 1. This means Rendani airport development project is still worth doing if the change occurred.

Kata Kunci : kelayakan investasi, bandara , BCR, sensitifitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.