Laporkan Masalah

PELAKSANAAN BELA NEGARA DI KALANGAN ETNIK TIONGHOA MUSLIM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (STUDI DI KOTA YOGYAKARTA)

Suyadi, Prof. Dr. Kodiran, MA.

2011 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan Bela Negara di Kalangan Etnik Tionghoa Muslim dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah.Penelitian ini menggunakan metode diskriptif, dan pengumpulan datanya dilakukan melalui studi pustaka, studi lapangan yaitu dengan wawancara dan dokumentasi, sedangkan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bela negara di kalangan etnik Tionghoa muslim terlihat dari kesadaran yang dilakukannya secara tulus dan iklas dalam menggunakan fikiran dan tenaga yang tercermin dari kesadaran berbangsa dan bernegara, kecintaannya terhadap tanah air, kesadaran berkorban untuk memajukan bangsa dan negara melalui perannya dalam berbagai bidang, baik itu bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Implikasi pelaksanaan bela negara etnik Tionghoa muslim terhadap ketahanan wilayah terwujud dari kehidupan sehari-harinya dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal ini mereka lakukan melalui pembauran baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan, maupun implikasi dari bela negara tersebut terhadap ketahanan sosial budaya di Kota Yogyakarta, baik melalui kerukunan kehidupan beragama maupun dalam kehidupannya sehari-hari di masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah etnik Tionghoa muslim lebih mengetahui dan memahami bela negara, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini dilakukannya melalui pembauran, baik dibidang politik, ekonomi, sosial budaya, maupun pertahanan dan keamanan serta melalui perilaku sosial keagamaan yang dilakukannya melalui pola hubungan sosial dengan warga negara Indonesia lainnya, baik yang beragama Islam maupun non Islam.

This research is to find out the national defense implementation among Muslim Tionghoa and its implication on regional resistence. This research uses the descriptive method. The data collected through bibliographical and field research. The field research data are compiled with interview and documentation. Data are analyzed with qualitatively approach. The result shows that the national defense implementation among Muslim Tionghoa could be seen through their awarenees and sicerity to use their mind and energy. The implementation is shown in their sincere awarenees in national life, loving their nation, and awarenees to sacrifice to improve their country in various fields such as politics, economics, social culture and national defese. The implication of the Muslim Tionghoa national defense on area resistance could be seen on their everyday life, and their national life. The Tionghoa Muslim assimilates in politics, economics, social culture, and national defense. The implication of social culture life in Yogyakarta could be seen through religious tolerance and also in their everyday life. The conclution of this research is the Muslim Tionghoa understands the meaning of national defense and has applied it in their everyday life and national life. It could be seen through the assimilation in politics, economics, social culture, national life and also social religious behavior. The social religious behavior applies through social relation path with other Indonesian people whether they are muslim or not.

Kata Kunci : Etnik Tionghoa, Bela Negara, Ketahanan Wilayah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.