Kebisingan dan Masa Kerja terhadap Kejadian Hipertensi pada Pekerja di Adisutjipto International Airport Yogyakarta
Roslina, SKG, Prof. Dr. dr. Adi Heru Sutomo, M.Sc.
2011 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan KerjaLatar Belakang : Penerbanga n di Adisutjipto International Airport Yogyakarta dalam operasionalnya suara mesin pesawat terbang menimbulkan kebisingan. Kebisingan adalah suara yang tidak dikehendaki dalam ruang dan waktu yang memberikan gangguan yang berpotensi mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan manusia. Para karyawan yang menangani operasional penerbangan terutama bagian cargo, pkppk dan security pesawat terbang mengalami hipertensi terutama pada pekerja dengan masa kerja tinggi. Tujuan : Melindungi pekerja dari hipertensi akibat dari masa kerja dan kebisingan pesawat bagian cargo, pkp-pk dan security di Bandara International Adisutjipto Yogyakarta Metode Penelitian : metode yang dipilih adalah observasional dengan disain cross- sectional. Hasil Penelitian dan Pembahasan : Berdasarkan hasil pengukuran intensitas kebisingan yang dilakukan di Adisutjipto International Airpot Yogyakarta dapat diketahui bahwa dari 3 titik lokasi pengukuran mempunyai intensitas kebisingan diatas NAB yang telah di tetapkan Menteri Tenaga kerja No. Kep 51/Men/ 1999 pada bagian atau lokasi cargo (93,8 dB) dan pkp-pk (93,7dB) dan terendah bagian security sebesar 84,8 dB. Pekerja yang bekerja pada Adisutjipto International Air Port Yogyakarta dengan masa kerja lebih dari 7 tahun berisiko terjadi hipertensi, sedangkan prevalensi para pekerja di Adisutjipto International Airport Yogyakarta lebih beresiko hipertensi stadium 1 34,8 % , Pre hipertensi sebesar 33.3% dan hanya 7,6% yang beresiko terkena hipertensi stadium 2. Saran : Pengurangan jam kerja pada bagian cargo dan pkp-pkp menjadi 2 jam perhari.Melakukan rotasi kerja pada pekerja dengan masa kerja lebih dari 9 tahun dan yang terpapar kebisingan pesawat tinggi kebagian yang intesitas kebisingannya rendah.
Background: the Adisutjipto International Airport Yogyakarta raised the noisiness on its operational. The noisiness is the noise which is not desired in space and time and brings the disturbance that influences the human pleasure and health. For the workmen who handle the flight operational especially cargo division, aerodrome rescue on fire fighting and security of the airplane get the hypertension primarily for the workmen with the high working time. Objective : This objectives of study to save the workmen from the hypertension as effect of the working time and the airplane noisiness in cargo division, aerodrome rescue on fire fighting and security in Adisutjipto International Airport Yogyakarta. The Research Method: the implemented method is the observational with crosssectional design. The Research Result and Discussion: Based on the result of noisiness intensity which was carried out in Adisutjipto International Airport Yogyakarta can be shown that there were three of the measurement locations have the noisiness intensity above Noise Exposure Thereshold value which have determined by Minister of Labor and Transmigration No. Kep 51/ Men/ 1999 in cargo division or location (93,8 dB) security (84,8dB) and the lowest are in aerodrome rescue on fire fighting division 84.2 dB. The Adisutjipto International Airport Yogyakarta workmen who have worked over 9 years having hypertension risk, while the prevalence of the workmen in Adisutjipto International Airport Yogyakarta having the more risk in hypertension stadium 1 is 34.8%, pre hypertension 33.3% and only 7.6% who have risk hypertension stadium 2. Suggestion: The reduction of the work time in cargo into 2 hours per day. Apply the work rotation for the workmen who have the work time mo re than 9 years and who get the high airplane noisiness into the lower noisiness intensity.
Kata Kunci : Hipertensi, Masa Kerja, Bising