Laporkan Masalah

Perubahan organisasional dinas kesehatan :: Studi kasus peningkatan fungsi regulasi Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Kota Yogyakarta

SUNJAYA, Deni Kurniadi, Promotor Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr. PH

2010 | Disertasi | S3 Ilmu Kedokteran dan Kesehatan

Latar Belakang: Undang Undang tentang Pemerintahan Daerah (32/2004), UU Praktek Kedokteran (29/2004) merupakan beberapa faktor lingkungan yang mempengaruhi organisasi Dinas Kesehatan untuk melakukan perubahan. Salah satu perubahan yang dibutuhkan adalah memperkuat peran organisasi publik dalam melaksanakan fungsi regulasi pada Sistem Kesehatan Daerah sebagai salah satu fungsi utama pemerintah. Tujuan: Melakukan eksplorasi dan eksplanasi perubahan organisasional Dinas Kesehatan dalam meningkatkan fungsi regulasi dari Sistem Kesehatan Daerah. Metode: Desain penelitian studi kasus kualitatif di 2 situs, Bandung dan Yogyakarta. Pada situs 1, data primer didapatkan melalui observasi partisipasi dalam kaji tindak, wawancara mendalam, penelitian dokumen, dan survei. Proses pengamatan dilakukan sejak tahun 2005 sampai 2009. Sebagai pembanding dilakukan studi kualitatif di situs 2. Data situs 2 diambil melalui wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Hasil: Proses perubahan organisasi pada kedua situs merupakan perubahan terencana. Hasil perubahan meliputi domain: sistem (struktur organisasi, sistem informasi, teknik, pembiayaan, hardware, instrument), rencana strategi, aspek legal (Perda/ Perwal), manusia (kuantitas/ kualitas) dan budaya organisasi. Perubahan organisasi pada situs 1 bersifat emergence, skala kecil, inkremental, transisional dengan cara memperkuat internal organisasi. Perubahan organisasi pada situs 2 bersifat prescriptive, skala besar, dan transformasional dengan perubahan sebagian pengelolaan fungsi regulasi oleh badan independen. Kesimpulan: Perubahan organisasional Dinas Kesehatan terjadi karena adanya faktor pencetus berupa keharusan, keinginan dan visi. Dilakukan melalui proses mempengaruhi, belajar, perencanaan dan desain dalam hal perubahan stratejik, operasional kegiatan dan penyesuaian. Bentuk perubahan Dinas Kesehatan adalah memperkuat kapasitas organisasi atau melakukan transformasi dengan menggunakan sektor swasta. Fungsi stewardship belum dapat dicapai dengan baik. Kegagalan dan keberhasilan perubahan organisasi tergantung pada visi pemimpin, kepemimpinan kolektif serta dukungan dari mikrosistem dan makrosistem. Atmosfir makrosistem di Indonesia belum kondusif untuk pelaksanaan fungsi stewardship. Perlu strategi pengaturan pelayanan publik baru dalam hal fungsi regulasi pasca PP 38/2004, UU 36/2009 dan UU 44/2009.

Background. Local Government act (32/2004), Medical Practice act (29/2004) are some factors influencing the local public health office to change. One of the changes needed is to reinforce health office in actualizing the regulation function within their Local Health System as the main function of government. Objective. To explore and explain organizational change of local public health organization in reinforcing regulation function. Method. A Qualitative Case Study design was conducted in 2 sites, i.e., Bandung and Yogyakarta. At site 1, data were collected by participant observation through the use of action research, in-depth interview, documentation study, and survey. The observation was conducted from 2005 to 2009. As a comparison, a qualitative study was carried out in site 2 employing in-depth interview and documentation study. Result. Organization change at both of sites was characterized as planned change. The changes cover the following domains: system (organizational structure, information system, technical change, budget, hardware, instrument), strategic planning, legal aspect (local decree), human resources and culture. Organizational change at site 1 was described as emergence, small scale, incremental and transitional by strengthening internal organization. While the change at site 2 was prescriptive, large scale, transformational by delegating a part of regulation function through independent body. Conclusion. Organizational change at Local Health Agency is instigated by imperative, willingness and vision factors. It carried out through influencing, learning followed by designing process of strategic and operational change and adapting. The form of change represented as self strengthening or transformation using private sector. Stewardship function is not really achieved properly. Fail and success depend on vision, collective leadership and micro and macrosystem support. Macro-system atmosphere is not conducive enough to perform implementation of stewardship function of local health system in Indonesia. Need new public service regulatory mechanism in stewardship function after Government decree 38/2004, Act 36 2009 and Act 44/2009.

Kata Kunci : Perubahan terencana,Fungsi regulasi,Sistem kesehatan daerah, Organizational change, regulation function, local health system


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.