Persertipikatan tanah milik TNI sebagai wujud manajemen sumber daya nasional dan pertahanan :: Studi kasus tanah TNI-AU di Rumpin Kabupaten Bogor
NAPITUPULU, Diana Ria Winanti, Prof. Drs. Kasto, MA
2010 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitan ini bertujuan untuk lebih mengetahui keberadaan tanah-tanah milik Departemen Pertahanan / Kementerian Pertahanan dan / atau Tentara Nasional ndonesia, dan untuk lebih mengetahui pemanfaatan dan pemeliharaan tanah milik tersebut serta untuk lebih mengetahui posisi anggaran Departemen Pertahanan / Tentara Nasional Indonesia sebagai upaya Manajemen Sumber Daya Nasional dan Pertahanan, di dalam memenuhi kebutuhan pemeliharaan peralatan dan perlindungan aset-aset.Penelitian ini menggunakan metode field research atau penelitian lapangan yaitu melakukan wawancara untuk mendapatkan data primer secara langsung dengan mengadakan tanya jawab kepada pihak-pihak yang berwenang di Kementerian Pertahanan, Badan Pertanahan Nasional, Lanud Atang Sanjaya,Rumpin dan Mabes TNI. Sedangkan analisis penelitian ini dengan menggunakan Analisis Deskriptif yang tujuannya untuk mendeskripsikan apa yang ada atau apa yang sudah ada. Suatu eksplanasi yang didasarkan atas beberapa data atau informasi baik yang bersifat lisan maupun tulisan.Bahasan penelitian ini mencakup TNI sebagai institusi yang memiliki asetaset tanah yang ada di seluruh tanah air. Luasnya lahan yang dimiliki TNI tersebut menimbulkan persoalan yang panjang. Total aset tanah TNI diperkirakan mencapai 3,6 juta meter persegi atau setara dengan 366 ribu hektar. Dari luas tersebut, tanah yang sudah bersertifikat baru 371 ribu meter persegi atau sekitar 10 persen dari total luas tanah yang ada, dan sekitar 3% sedang dalam proses pensertipikatan. Dilihat dari aspek penggunaannya, aset-aset tersebut mencakup berbagai bidang keperluan TNI seperti lapangan udara, pangkalan laut, tempat latihan militer, asrama dan lain sebagainya. TNI sebagai institusi harus segera melakukan pendaftaran tanah sehingga dapat diterbitkan sertipikat tanah yang merupakan aset milik TNI itu. Untuk itu TNI juga harus mengimplementasikan manajemen sumber daya nasional dan pertahanan secara sinergi.Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa TNI harus segera melegalkan tanah-tanah miliknya, baik melalui pendaftaran tanah bagi dokumen yang sudah lengkap maupun dengan meningkatkan anggaran untuk pensertipikatan tanah milik TNI. Demikian pula pemanfaatan dan pemeliharaan tanah milik TNI harus dikelola dengan Manajemen Sumber Daya Nasional dan Pertahanan, serta perlunya anggaran Kementerian Pertahanan dan TNI ditingkatkan.Kata kuncinya: Pensertipikatan Tanah, Keberadaan Tanah TNI, Manajemen Sumber Daya Nasional dan Pertahanan, Anggaran TNI.
This research aims to be more comprehended the existence of the lands of is Indonesia Defense Ministry / Indonesia Armed Forces, and to be more understand the use and maintenance of the above lands and also be more knew the position of Indonesia Defense Ministry / Indonesia Armed Forces Budget in order to fulfill the maintenance of tools and assets and also how far the efforts of efense and national resources management.Penelitian ini menggunakan metode field research atau penelitian lapangan yaitu melakukan wawancara untuk mendapatkan data primer secara langsung dengan mengadakan tanya jawab kepada pihak-pihak yang berwenang di Kementerian Pertahanan, Badan Pertanahan Nasional, Lanud Atang Sanjaya,Rumpin dan Mabes TNI. Sedangkan analisis penelitian ini dengan menggunakan Analisis Deskriptif yang tujuannya untuk mendeskripsikan apa yang ada atau apa yang sudah ada. Suatu eksplanasi yang didasarkan atas beberapa data atau informasi baik yang bersifat lisan maupun tulisan.This research used the method of field research i.e., to carry out the interview in order to get directly the prime data from the authority parties such as the Ministry of Defense, the National Land Board, Atang Sanjaya Airfield, etc.Meanwhile the analysis of this research used the descriptive analysis which aimed to describe what is it or wha The Indonesia Armed Forces (TNI) as the institution has also the land assets which exist in the mother land. To view the using aspects, the mentioned assets include the various fields such as the airports, seaports, military training camps, barracks etc., The mentioned lands are still to be conflicted between the Indonesia Armed Forces and the peoples. The TNI as the institution has to conduct the land registration in order to certify the lands that belong to the TNI.In the frame of the above mentioned, the TNI must apply synergic the defense and national resources management.
Kata Kunci : Persertipikatan tanah, Keberadaan tanah TNI, Manajemen sumber daya, Manajemen pertahanan, Anggaran TNI, The Land’s Certificate, The existence of TNI’s Lands, the Defense and National Resources Management, the TNI’s Budget.