Analisis terhadap strategi pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam
SILKY, Mahdewi, John Suprihanto, Dr., M.I.M
2010 | Tesis | S2 Magister ManajemenDalam rangka meningkatkan daya saing. maka Pemerintah mcnctapkan Undang Undang -l4 Tahun 2007 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Und ang Nomor I Tahun 2007 ten tang Perubahan Atas Undang-UndangN omor 36 rahun 2000 tcntang Penctapan Peraturan Pemcri ntah Pcngganti UndangUndang Nomor I Tahun 2000 tcntang Kawasan Pcrdagangan Bebas dan Pel abuhan Beba dan Peraturan Pemerintah o. 46 Tahun 2007 tcntang Ka\ asan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Tuj uan kcbijakan penetapan kawasan perdagangan bebas di Batam adalah peningkatan investasi. peningkatan ekspor, dan penciptaan lapangan kerja. Kerja sama Singapore - Indonesia )ang ditanda tangani pada tanggal 25 Juni 2006 mcngharapkan agar Bintan Batam Karimun pada tahun Juni 2009 dapal meningkatkan ekspon dua kali dali dari tahun 2005 seh ingga mencapai sekitar 12.4 i'VIiliar D. rncnarik foreign direct investment sekitar I Miliar U D. dan mcnciptakan lapangan kerja untuk 130.000 pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi strategi pengcmbangan yang telah di lakukan dan mcmberikan rekomcndasi pengernbangan sclanj utnya bagi kawasan Pcrdagangan Bcbas dan Pelabuhan Bebas Batam sch ingga pcnctapan k awa sa n tersebut dapat di implemcntasikan secara optimal mengingat Peratu ran Pcmerintah 1 o. 46 Tahun 2007 mcnetapkan seluruh Pulau Batam scbagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Setclah dilakukan anali sis WOT dapat disimpulkan bahwa kawasan perdagangan bebas Batam sebaiknya dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk enclaw atau kluster industri sehingga dapat lebih mudah di implementasikan di lapangan dan dapat fokus dalam mengembangkan suatu kavvasan berorientasi ~kspor . Pada penclitian ini. pcnulis merekomendasikan untuk rncngernbangakan k lu ~ter industri Kabil mcngingat potensinya yang besar un tuk dikcmbangkan Kala kun ci: kawasan. ka' asan pcrdagangan bebas, kl uster industri, perdagangan bebas, anil isis SWOT.
In terms of increasing the competitive advantage of Indonesia especially'" ith the ne ighboring country, the Government issued Lm no. 44/2007 about Free Trade !'.one and Free Port and Government Regulation o. 46/2007 regard ing Batam Free Trade Zone and Free Port. The government issued this Ia\\ as an action to increase investment, to promote export, and to create jobs. It was also supported by the Economic Cooperation between ingapore - Indones ia that was signed on Ju ne 25, 2006. The cooperation expected that Bintan Batam Karimun on June 2009 can doubled the ~.:x po rt (!·om 2005 figures, attract foreign direct investment around I Billion USD, and create 130.000 jobs. The purpose of this research is to evaluate the policy and give recommendation in order to further develop the 13alam Free Trade Zone and free Port. Thus, the policy can be implemented and can give optimal benefit to the people. The WOT analysis sho' s that Batam Free Trade Zone and Free Port can be impleml!nted better if it is in the form of cluster not the whole Batam Island. Indus trial cluster can make the development more focus and can reduce the poss ibilit) or smuggler acti\ ity. In th is research, Kabil area is recommended to be further de' eloped considering its big potential for further development. Ke) words: zone. free trade zone, industrial cluster. free trade. economic cooperation. ·woT analysis.
Kata Kunci : Kawasan,Kawasan perdaganagn bebas,Kluster industri,Perdagangan bebas,Analisis SWOT