Analisis pengaruh rasio pembayaran dividen terhadap pertumbuhan laba dan economic value added perusahaan :: Studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI
PATUHADDIN, Hirla Belly, Taufikur Rahman, S.E., M.B.A
2010 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris di indonesia mengenai pengaruh rasio pembayaran dividen terhadap pertumbuhan laba dan pertumbuhan EVA {Economic Value Added). Dalam penelitian ini menggunakan satu variabel independen yaitu rasio pembayaran dividen. Sedangkan variabel independennya adalah pertumbuhan laba dan pertumbuhan EVA serta menggunakan variabel control yaitu pertumbuhan laba masa lalu dan pertumbuhan aset. Penelitian ini juga akan mengkonfirmasl bahwa kebijakan dividen sebagai sinyal kepada pemegang saham tidak cocok diterapkan di Indonesia, karena kebijakan dividen di Indonesia ditentukan oleh RUPS. Populasi yang menjadi objek pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang telah go public di indonesia. Penentuan sampel dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode 2000-2005. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, mengambil perusahaan manufaktur yang termasuk dalam SWA 100 pencipta nilai periode 2001-2007. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda pada variabel dependen pertumbuhan laba dan regresi sederhana pada variabel dependen pertumbuhan EVA. Hasil penelitian regresi hipotesis pertama menunjukkan bahwa rasio pembayaran dividen berpengaruh signifikan dan negatif terhadap pertumbuhan laba. Hasil ini mendukung teori bahwa dividen sebagai sinyal kepada pemegang saham tidak cocok di Indonesia Sedangkan hasil penelitian regresi hipotesis kedua menunjukan bahwa rasio pembayaran dividen berpengaruh signifikan dan positif terhdap pertumbuhan EVA. Keywords; rasio pembayaran dividen, pertumbuhan laba, pertumbuhan EVA, signaling theory
The objectivie of this study to provide empirical evidence in Indonesia about the effect of dividend payout ratio to earnings growth and EVA growth (Economic Value Added). In this study using one independent variable is dividend payout ratio. Two dependent variables are earnings growth and EVA growth and using control variables that the past earnings growth and asset growth. This study also purpose to verify that signaling theory is not on appropriate concept to explain the phenomenon of payout policy in Indonesia. The signaling theory of dividend policy is not fit with Indonesia setting because dividend payout decided by General Stockholder Meeting. Population which is the object of this research are manufacturing companies that go public in Indonesia. The samples were carried out on companies listed on the Indonesia stock exchange period 2000-2005. Sampling selection technique of purposive sampling, taking manufacturing companies included in the SWA 100 values creator companies period 2001-2007. This study uses multiple regression analysis on the dependent variable profit growth and a simple regression on the dependent variable EVA growth. The first hypothesis of regression results showed that a significant negative association between dividend payout ratios and earnings growth. This result supports the signaling theory is not fit in Indonesia setting. The second hypothesis of regression results showed that a significant positive association between dividend payout ratio and EVA growth. Keywords: dividend payout ratio, earnings growth, eva growth, signaling theory
Kata Kunci : Rasio pembayaran dividen,Pertumbuhan laba,Pertumbuhan EVA,Signaling theory