Kecenderungan problem psikososial pada anak obes sekolah menengah pertama
HERMAWAN, Adip, dr. Madarina Julia, MPH.,Ph.D.,Sp.A(K)
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikLatar belakang: Kejadian obesitas pada anak mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga menjadi salah satu masalah gizi anak yang perlu mendapat perhatian. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari obesitas adalah terjadinya problem psikososial, tetapi seringkali gejalanya tidak kita ketahui. Tujuan : untuk mengetahui perbedaan kecenderungan problem psikososial pada anak obes dan non obes di sekolah menengah pertama. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan potong lintang melibatkan 255 siswa sekolah menengah pertama di Kotamadya Yogyakarta. Obesitas ditentukan dengan pengukuran Indeks Massa Tubuh, dinyatakan obes bila nilai IMT menurut umur pada persentil ke-95 atau lebih berdasarkan standar CDC-WHO 2000. Kecenderungan problem psikososial pada anak di deteksi menggunakan kuisioner Youth-Pediatric Symptom Checklist (Y-PSC) yang diisi sendiri oleh subyek penelitian. Dinyatakan memiliki kecenderungan problem psikososial bila nilai Y-PSC lebih dari 27. Hasil : Sebanyak 225 anak obes dan non obes diikutkan dalam penelitian. Didapatkan prevalensi problem psikososial sebesar 14,9 %, 30,0% pada kelompok obes dan 12,9 % pada kelompok non obes. Anak obes mempunyai kecenderungan untuk mengalami problem psikososial 2,89 kali dibanding remaja non obes (95% IK : 1,21 – 6,93; p = 0,03) Simpulan : Anak obes memiliki kecenderungan mengalami problem psikososial lebih tinggi dibanding anak non obes.
Background: The prevalence of obesity in children has been increasing in recent years and become an important nutritional problem. Psychosocial problem is one of the impact of obesity that sometimes we do not recognize. Objective: To determine the tendency of having psychosocial problem in obese junior high school student compared to non obese. Methods: This is a cross sectional study involving 255 junior high school students in Kotamadya Yogyakarta. Obesity status was defined by Body Mass Index value as 95th percentile or more in CDC-WHO 2000 Standard. The psychosocial problem tendency was detected by Youth Pediatric Symptom Checklist (Y-PSC), answered by self. Total score of 27 or higher was taken as indicator of having psychosocial problem. Results: There were 255 obese and non obese students recruited in the study. The prevalence of psychosocial problem was 14,9 %, 30,0 % in obes and 12,9 % in non obes. Obese student have tendency to have psychosocial problem 2,89 times (95% CI : 1,21 – 6,93; p = 0,03) more than non obese. Conclusion: Obese student have higher tendency to have psychosocial problem than non obese.
Kata Kunci : Obesitas, Problem psikososial, Y-PSC