Developing micro small medium enterprise (MSME) in Madagascar though micro-financing program :: A Case study of OTIV in Antananarivo
ROBERSON, Masitata Jean, Dr. Agus Heruanto Hadna
2010 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikLembaga keuangan mikro telah muncul sebagai industri berkembang untuk menyediakan layanan keuangan untuk orang miskin. Sampai saat ini, keuangan mikro terutama berfokus pada penyediaan kredit mikro untuk usaha mikro. Sekarang, bagaimanapun, ada pengakuan bahwa orang miskin dan orang pedesaan membutuhkan berbagai layanan keuangan, tidak hanya kredit. Oleh karena itu keuangan mikro saat ini telah bergerak ke arah menyediakan berbagai jasa keuangan, termasuk kredit, tabungan dan asuransi, untuk perusahaan dan rumah tangga miskin. Penilaian kinerja dan pelaksanaan lembaga keuangan mikro yang penting untuk mengetahui sejauh mana keberadaan lembaga tersebut dapat memperbaiki kesejahteraan sosial masyarakat miskin dan pedesaan dan bagaimana baik indikator kinerja, pelaksanaan, dan jangkauan lembaga itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja pelaksanaan program UMKM oleh lembaga-lembaga publik pada UMKM OTIV di Antananarivo, Madagaskar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. indikator kinerja yang dinilai mencakup indikator-indikator keuangan termasuk sumber daya manusia, dana, sosialisasi, produktivitas dan efisiensi, leverage dan modal, dan target yang indikator jangkauan klien dan staf, jangkauan kredit, tabungan target. Berdasarkan data dari laporan lembaga OTIV dalam sembilan wilayah administratif terletak di daerah pedesaan pada tahun 2008 dan 2009, dengan menggunakan pendekatan deskriptif, studi ini menunjukkan bahwa jaringan OTIV di Madagaskar telah mencapai indikator kinerja yang baik. Hal ini juga mengamati bahwa jangkauan OTIV mengalami tren yang meningkat untuk hampir semua program atau kegiatan. Mengingat memiliki kinerja yang baik, OTIV memiliki dampak positif pada manfaat sosial dan situasi ekonomi bagi klien dan orang-orang dengan menggunakan target sebagai pelindung.
Microfinance institutions have emerged as a growing industry to provide financial services to very poor people. Until recently, microfinance primarily focuses on providing microcredit for microenterprises. Now, however, there is recognition that poor people and rural people need a variety of financial services, not just credit. Current microfinance has therefore moved towards providing a range of financial services, including credit, savings and insurance, to poor enterprises and households. Appraising the performance and implementation of microfinance institutions are important to know how far the existence of such institutions may ameliorate the social welfare of the poor and rural people and how good the indicators of the performance, implementation, and outreach of the institutions itself are. This research aims to assess the performance of MSMEs program implementation by public institutions on MSMEs OTIV in Antananarivo, Madagascar and its affecting factors. The performance indicators assessed include financial indicators including human resource, fund, socialization, productivity and efficiency, leverage and capital, and outreach which the indicators are clients and staff outreach, loan outreach, saving outreach. Based on data from reports of OTIV institute within nine administrative regions located in rural area in 2008 and 2009, using descriptive approach, this study reveals that OTIV network in Madagascar has achieved good performance indicators. It is also observed that the outreach of OTIV experienced an increasing trend for almost all programs or activities. Considering as having good performance, OTIV has positive impact in the social benefits and economic situation for its clients and the people by using outreach as proxy.
Kata Kunci : Microfinance institutions,Performance,Impleemntation,Lembaga keuangan mikro,Kinerja,Implementasi, Microfinance Institutions, Performance, Implementation