Laporkan Masalah

Pengaruh komunikasi interpersonal suami-istri terhadap motivasi petani dalam penerapan teknologi padi sistem jajar legowo :: Kasus di Desa Jagul Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri

ARISANTI, Lina, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, MS

2010 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui keaktifan petani mengikuti kegiatan penyuluhan mempengaruhi komunikasi interpersonal antara suami dan istri (2) Mengetahui pengaruh sikap suami dan sikap istri terhadap komunikasi interpersonal antara suami dan istri (3) Mengetahui keaktifan petani mengikuti kegiatan penyuluhan mempengaruhi motivasi petani dalam menerapkan teknologi budidaya tanaman padi sistem jajar legowo (4) Mengetahui pengaruh sikap suami dan sikap is tri terhadap motivasi petani dalam menerapkan teknologi budidaya tanaman padi sistem jajar legowo (5) Mengetahui komunikasi interpersonal antara suami dan istri mempengaruhi motivasi petani dalam menerapkan teknologi budidaya tanaman padi sistem jajar legowo. (6) Mengetahui motivasi petani mempengaruhi penerapan teknologi budidaya tanaman padi jajar legowo. Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di Desa Jagul Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Pengambilan responden dilakukan secara sensus yaitu petani yang menerapkan teknologi budidaya tanaman padi sistem jajar legowo di Desa Jagul Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, sebanyak 50 rumah tangga petani dengan rincian 50 responden suami dan 50 responden istri. Data pada awalnya di analisis dengan statistik parametrik menggunakan uji regresi, karena salah satu syarat tidak terpenuhi yaitu data tidak berdistribusi norma l. Maka, diteruskan dengan analisis statistik non parametrik menggunakan uji rank spearman dengan taraf siginifikasi (a) 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel keaktifan petani mempengaruhi variabel komunikasi interpersonal antara suami dan istri dengan taraf siginifikasi (0,004) variabel sikap suami dan sikap istri mempengaruhi variabel komunikasi interpersonal antara suami dan istri dengan taraf signifikasi (0,01), variabel keaktifan petani mengikuti kegiatan penyuluhan tidak mempengaruhi variabel motivasi petani dengan taraf signifikasi (0,143), variabel sikap suami dan sikap istri mempengaruhi variabel motivasi petani dengan taraf signifikasi (0,02) dan (0,04), variabel komunikasi interpersonal antara suami dan istri mempengaruhi variabel motivasi petani dengan taraf signifikasi (0,006),variabel motivasi petani tidak mempengaruhi penerapan teknologi jajar legowo dengan taraf signifikasi (0,75).

The research aimed (1) to know the effect of farmer activeness in attending agricultuture extension and spouse attitude on farmer pair-spouse interpersonal communication, (2) to know the effect of farmer activeness in attending agricultuture extension, spouse attitude and spouse interpersonal communication on farmer motivation to apply technology of “jajar legowo” paddy system, and (3) to know the effect of farmer motivation on applying technology of “Jajar Legowo” paddy cultivation system. The research employ analytical descriptive method with quantitative approach. Data collected from 50 household applying paddy cultivation technology of “jajar legowo” system in Jagur village, Ngancar District, Kediri Regency. Multiple regression were performed formerly for testing hypothesis, unfortunately the data were not distributed normally. Finaly, non-parametric statistics Rank-Spearman Test were performed for testing hypothesis (a = 5%). The research showed that farmer activeness, and husbandwife attitude affected on farmer-spouse interpersonal communication with 0.004 and 0.01 level of significance respectively. Concerning farmer motivation to apply “Jajar Legowo” technology; husband-attitude, wife-attitude and farmer pairspouse interpersonal communication affected on it to apply such technology with 0.02, 0.04 and 0.006 level of significance respectively. Conversely, the farmer activeness does not affect on farmer motivation to apply it. Furthermore, the research showed that farmer motivation did not affect on application of “Jajar Legowo” technology (significant level = 0.75)

Kata Kunci : Komunikasi interpersonal,Motivasi petani,Penerapan teknologi Jajar Legowo,Farmer motivation, interpersonal communication, farmer motivation, application of “ Jajar Legowo” technology


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.