Laporkan Masalah

Partisipasi masyarakat pada program rekonstruksi dan rehabilitasi masyarakat dan permukiman berbasis komunitas Java Reconstruction Fund (Re-Kompak JRF) di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul

IRAWAN, Candra, Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.Sc

2010 | Tesis | S2 Magister Studi Kebijakan

Pelaksanaan program Rekonstrtuksi dan Rehabilitasi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas yang dilaksanakan oleh Java Reconstruction Fund, pasca bencana alam gempa bumi tanggal 27 Mei 2006 di Kelurahan Srimartani dan Sitimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul, adalah suatu usaha Partisipasi masyarakat korban bencana alam gempa bumi. Kabupaten Bantul termasuk salah satu wilayah yang mengalami kerusakan yang cukup parah. Proses Rekonstruksi dan Rehabilitasi yang berlangsung dengan memprioritaskan pembangunan perumahan, diharapkan dapat melibatkan masyarakat untuk berpatisipasi dalam setiap pelaksanaan pembangunan pasca bencana. Partisipasi masyarakat diharapkan mampu membantu dan menfasilitasi kelompok masyarakat untuk dapat mengembangkan kemampuannya dalam melaksanakan program Rekonstruksi dan Rehabilitasi. Salah satunya dengan jalan memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpatisipasi aktif dalam proses pembangunan perumahan. Proses partisipasi masyarakat sebagai bagian terpenting dalam implementasi program. Penelitian ini merupakan studi kasus dan berusaha melihat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Desa Srimartani dan Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan. Teknik Pengumpulan data dengan wawancara mendalam,serta observasi. Fokus penelitian ini melihat sejauh mana keterlibatan masyarakat kelurahan Srimartani dan Sitimulyo dalam proses Rekonstruksi dan rehabilitasi yang meliputi penyusunan kebijakan, perumusan program Rekonstruksi dan Rehabilitasi. Hasil penelitian ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam program Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Kelurahan Srimartani dan Sitimulyo cukup berhasil. Hal ini di buktikan dengan terselesaikannya pembangunan rumah warga dalam waktu dua tahun. Dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat untuk menggerakkan masyarakat sehingga tercipta ruang bagi masyarakat untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan. Keberhasilan program Rekonstruksi dan Rehabilitasi pasca bencana alam gempa bumi tidak terlepas juga dari hambatan, dimana komitmen dan hubungan antara stakeholders juga merupakan faktor yang mengakibatkan terhambatnya partisipasi masyarakat disamping factor yang mendorong adanya partisipasi masyarakat yaitu budaya gotong royong, kepemimpinan, ketersediaan waktu oleh masyarakat untuk ikut dalam pelaksanaan pembangunan.

Kata Kunci : Bencana gempa bumi,Program rekonstruksi dan rehabilitasi,Partisipasi masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.