Laporkan Masalah

Evaluasi akuisisi PT Indoffod Sukses Makmur, Tbk terhadap PT London Sumatera Plantation, Tbk

RIFKI A, Yustian, Sukmawati Sukamulja, Prof.,Dr.,M.M

2010 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Penelitian ini disusun untuk mengevaluasi kineija keuangan dan nilai tambah PT Indofood Sukses Makmur, Tbk /ISM (sebagai perusahaan pengakuisisi) dan PT London Sumatera Plantation, Tbk/Lonsum (sebagai perusahaan yang diakuisisi), sebelum dan sesudah akuisisi dan mengevaluasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya yang pada akhimya dapat diketahui tingkat keberhasilan proses akusisi tersebut di atas yang ditunjukkan dengan adanya sinergi dan dampak positif yang diperoleh. Penelitian dilakukan dengan melakukan evaluasi kinerja keuangan antara lain Neraca, Laba/Rugi dan rasio keuangan perusahaan, dan untuk melihat adanya reaksi pasar dan manfaat atau nilai tambah yang dapat dipaoleh bagi para pemegang saham atas dilakukannya proses akuisisi maka dilakukan evaltiasi Market Value Added dan Economic Value Added, dengan menggunakan data keuangan perusahaan periode tahun 2004-2006 untuk evaluasi sebelum proses akuisisi dan data keuangan setelah dilakukan konsolidasi ISM dan Lonsum periode tahun 2007-2009 untuk evaluasi setelah proses akuisisi. Berdasarkan hasil evaluasi dapat diperoldhi kondisi kinerja keuangan setelah adanya proses akuisisi, pada PT Indofood Sukses Makmur, Tbk menjadi ilikuid (Current Ratio <100%) karena adanya paiin^atan hutang jangka pendek untuk biaya akusisi, profitable (Net Profit Margin Positif), solvable (DSCR>100%) dan perputaran usaha sedikiti melambat, dengan MVA meningkat dari rata-rata Rp. 3,6 T menjadi Rp. 13,8 T dan EVA meningkat dari rata-rata minus Rp. 153 milyar menjadi Rp. 475 milyar, adapun EVA divisi EOF menurundari rata-rata Rp. 68,9 milyar menjadi minus Rp. 1,2 T karena adanya pembebanan biaya hutang dan modal untuk proses a^isi, sedangkan pada PT London Smnatera Plantation, Tbk kondisi kineijanya likuid (Current Ratio <100%) profitable Qiet Profit Margin Positif), solvable (DSCR>100%) dan perputaran usaha relatif sama, dengan MVA meningkat dari rata-rata Rp. 2,6 T menjadi Rp. 11,6 T dan EVA meningkat dari rata-rata Rp.l30 milyar menjadi Rp. 290 milyar. Sinergi yang dihasilkan dari proses akusisi adanya sinergi secara operating usaha yang ditunjukkan dengan meningkatnya penjualan dari rata-rata Rp. 4,9 T menjadi Rp. 11,7T dan meningkatnya laba usaha divisi EOF dari rata-rata 13% menjadi 16% dan sinergi secara financial yang ditunjukkan penurunan Cost Of Capital dari 11,9% menajdi 7,94%. Keberhasilan proses akusisi tersebut di atas di dukung adanya potensi usaha yang saling melengkapi antara PT Indofood Sukses Makmur, Tbk dengan PT London Sumatera Plantation, Tbk. Kata Kunci: Evaluasi, Akusisi, Kineija Keuangan, Nilai Tambah Perusahaan, Sinergi

This research designed to evaluate financial performance dan value added PT Indofood Sukses Makmur, Tbk (ISM) as Acquaire Company and FT London Sumatera Plantation, Tbk (Lonsum) as Target Company, before and after acquisition and predictors of acquisition and then will be find out the success level of acquisition shown by synergy and positive impact. The Research done by evaluates financial performance of company as balance sheet, profit and loss and financial ratio, and evaluates Market Value Added (MVA) and Economic Value Added (EVA) to find out market reaction and value added for sharehold as impact of acquisition, data's research using Financial Report period of 2004-2006 to evaluate before acquisition and Financial Report Consolidated ISM and Lonsum period of 2007-2009 to evaluate after acquisition. Base on evaluation after acquisition, Financial Performance ISM are ilikuid (Current Ratio <100%) as impact of short term loan increases wich used for acquisition fund, inx)fitable (Net Profit Margin>0), solvable (DSCR>100%) and tumover of tradecycle slowdown, ISM MVA's increases fi*om average IDR 3,6 Trillion to IDR 13,8 trillion and ISM EVA's increases from average negative IDR 153 billion to positive IDR 475 billion, for EOF division, EVA declines fix>m average IDR 68,9 billion to negative IDR 1,2 trillion as impact of cost of debt and equity for acquisition are accounted on EOF division. Financial Performance Lonsum are likuid (Current Ratio <100%) profitable (Net Profit Margin >0), solvable (DSCR>100%) and turnover of tradecycle relatively same as before acquisition, Lonsum MVA's increases from avwage IDR 2,6 trillion to IDR 11,6 trillion and Lonsum EVA's increases from average IDR 130 billion to IDR 290 billion. Synergy's outcomes from this acquisition are Operating Synergy, shown by EOF division sales increases from average IDR 4,9 trillion to IDR 11,7 trillion and margin operating income increases from average 13% to 16%, and Financial Synergy, shown by declines cost of capital from 11,9% to 7,94%, and then succesfulness of ISM's acquisition to Lonsum supported by the complementary of business potency both of the companies. Keywords : Evaluation, Acquisition, Financial Performance, Value Added, Synergy

Kata Kunci : Evaluasi,Akuisisi,Kinerja keuangan,Nilai tambah perusahaan,Sinergi

  1. S2-FEB-2010-Yustian_Rifki_Alfianto-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FEB-2010-Yustian_Rifki_Alfianto-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FEB-2010-Yustian_Rifki_Alfianto-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FEB-2010-Yustian_Rifki_Alfianto-TITLE.pdf