Laporkan Masalah

Implementasi outsourcing dan perjanjian kerja waktu tertentu pada perusahaan jasa penerbangan nasional di Indonesia

AHMADI, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H.,M.S

2010 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk ; (a) mengetahui dasar dan tujuan perusahaan Jasa Penerbangan Nasional melakukan outsourcing, (b) mengetahui kesesuaian antara upah yang diterima tenaga kerja dengan peraturan yang berlaku, dan (c) mengetahui alasan perusahaan tidak mengangkat tenaga kerja outsourcing menjadi pegawai tetap. Penelitian ini ditujukan kepada 2 (dua) perusahaan Jasa Penerbangan Nasional dan 4 (empat) tenaga kerja outsourcing yang ditempatkan di perusahaan penerbangan yang diteliti. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa ; (a) Perusahaan Jasa Penerbangan Nasional melakukan Outsourcing, karena memperpendek rentang kendali pengawasan dan pengelolaan sumber daya – sumber daya yang menjadi beban perusahaan dan untuk lebih berkonsentrasi pada pengembangan layanan sesuai dengan core competency yang dimiliki yaitu jasa angkutan penumpang dan cargo, (b) upah yang diterima tenaga kerja sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) yaitu Upah Minimum Propinsi (UMP) DKI Jakarta dan Tangerang tahun 2010, (c) tenaga kerja outsourcing tidak diangkat menjadi pegawai tetap, selain karena tidak adanya formasi juga tenaga kerja tersebut adalah pegawai yang terikat kontrak dengan perusahaan pengelola jasa tenaga kerja (outsourcing company) tempat dimana mereka di rekrut atau terdaftar.

This research aims to: (a) know the basis and objectives of the outsourcing company National Airline Services, (b) find the adjustment of wages earned by labor regulations, and (c) determine why the company did not raise labor outsourcing become permanent employees. This research aimed to 2 (two) company National Airline Services and 4 (four) labor outsourcing in the airline company placed under investigation. This research found that: (a) national airline company of services outsourcing, that shortens the duration the supervisory control and management of resources - the resources that the company shall be paid and to pay greater attention to development, services in accordance with the basic competition which is property of passengers and cargo, transport services, (b) wages received by workers in accordance with regional of the minimum wage (UMR), namely provincial minimum wage (UMP) DKI Jakarta and Tangerang in 2010, (c) the subcontracting of labour is not named as a permanent employee, apart from the absence of the energy of training employees working under contract with the company that manages services (outsourcing) manpower in a place where recruit these also are drawn up or registered.

Kata Kunci : Pelaksanaan dan kebutuhan tenaga kerja outsourcing, Implementation and Outsourcing Labor requirements


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.