Laporkan Masalah

Perlindungan hukum terhadap pasien dalam perjanjian informed consent pada rumah sakit di Kota Padang

CHURCHIL, Novia Meiyasti, Sigid Riyanto, S.H.,M.Si

2010 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana hukum memberikan perlindungan kepada pasien sebagai konsumen jasa layanan kesehatan dan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap pasien pada Rumah Sakit di Kota Padang terkait dengan Perjanjian Informed Consent. Penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris, yaitu sebuah penelitian yang berdasarkan pada penelitian lapangan yang digunakan sebagai sumber data primer. Selanjutnya untuk melengkapi dan mendukung data lapangan, data yang diperoleh dari perpustakaan digunakan sebagai data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara dengan narasaumber dan responden pada RSUP dr. M. Djamil dan RSI Siti Rahmah. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Semua data yang diperoleh baik dari penelitian lapagan maupun penelitian kepustakaan kemudian dianalisa secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, kemudian dapat diambil kesimpulan, yaitu bahwa rasa membutuhkan pasien yang sangat besar terkait dengan keinginnanya untuk menyembuhkan penyakit, cenderung membuat pasien pada Rumah Sakit di Kota Padang bersikap pasrah akan tindakan medik yang dilakukan terhadapnya. Dari sekian banyak permasalahan yang timbul di Rumah Sakit, pasien adalah pihak yang menderita kerugian paling banyak, baik secara materil maupun immateriil. Dilatarbelakangi oleh hal tersebut, sebagai perlindungan hukum terhadap pasien, hubungan antara dokter dan pasien yang pada awalnya dilandasi rasa kepercayaan, kemudian dituangkan dalam bentuk perjanjian tertulis. Perjanjian ini ditandatangani oleh dokter yang akan memberikan pelayanan medis dan pasien yang akan menerima pelayanan tersebut. Perjanjian dokter-pasien ini kemudian disebut dengan Perjanjian Informed Consent.

This research was done in order to know how the law enforcement protects patients as a consumer of a public-health-services and to know the form of law protection towards patients on hospitals at Padang who signed Informed Consent Contracts. This research is an empirical juridical research, which is a research that is based on field research that is used as a primary data, and also to complete and support the field data, the library data is also needed as a secondary data. The primary data was obtained by doing a interview with a respondent and sources at RSUP dr. M. Djamil and RSI Siti Rahmah. The secondary data was obtained by library research. All data from both the field research and library research are then analyzed qualitatively and presented descriptively. Based on the result of this research, a conclusion then was taken, which is an enormous feeling of healing the pain makes patients tend to be careless of a medical-actions done to him or her. From most of a problem arose at hospitals, which were an object of this research, patients are the party who suffer the most, both materialistically and non-materialistically. Based on that, as a protection of law towards patients, the relationships between doctors and patients which were first based on trust are now made into a written form. This contract is signed by doctor who will give medical care and patient who will receive the medical care. This doctor-patient contract is called by Informed Consent Contract.

Kata Kunci : Perlindungan hukum,Perjanjian informed consent, Law Protection, Informed Consent Contracts


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.