Ekstraksi ion kalsium (Ca2+) menggunakan asam polieugenil oksiasetat (APOA) dan aplikasinya pada pemurnian air tanah
RAKHMAN, Khusna Arif, Dr. Nurul Hidayat Aprilita, M.Si
2010 | Tesis | S2 Ilmu KimiaPenelitian tentang ekstraksi ion kalsium menggunakan APOA dan studi aplikasinya dalam menurunkan kandungan logam tersebut pada beberapa sampel air sumur telah berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan ion Ca2+ dan Fe3+ dari larutannya menggunakan metode ekstraksi pertukaran kation. Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya ekstraksi ini antara lain; pH larutan logam, waktu ekstraksi, konsentrasi ion logam, perbandingan volume antara ligan dan logam serta pengaruh konsentrasi ligan. Ekstraksi logam dilakukan pada botol kaca yang digojok secara kontinu dan hasilnya dianalisis dengan Spektroskopi Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ligan APOA 5×10-3M yang terlarut dalam kloroform mampu mengekstraksi secara optimal ion logam Ca2+ 400 ppm dari larutannya dengan persen ekstraksi sebesar 25,97% pada kondisi pH= 4, selama 72 jam, dengan perbandingan volume ligan dengan logam = 2:1. Uji kompetisi logam Ca2+ dengan Fe3+ menunjukkan bahwa ligan APOA lebih efektif terhadap Fe3+ dibandingkan Ca2+. Sedangkan hasil penyelidikan terhadap aplikasi pemisahan logam Ca2+ dan Fe3+ pada beberapa sampel air sumur menunjukkan bahwa ligan APOA mampu menurunkan kadar kedua logam tersebut melalui proses ekstraksi sederhana.
An investigation of calcium ion extraction using POA and its application in natural water purification has been successfully performed. The aim of this research was to separate of Ca2+ and Fe3+ from the solution using cation exchange extraction method. Some factors that effected extraction were; pH metals solution, extraction time, metal ions concentration, the volume ratio between ligand and metals and ligand concentration. Extraction was done by shaking in glass bottle continuously. The result analyzed by atomic adsorption spectroscopy (AAS). The result showed that 5×10-3M POA ligand in chloroform can extract 400 ppm Ca2+ with percentage 25.97% at pH=4 for 72 hours and the volume ratio between ligand and metal were 2:1. An investigation of Ca2+ and Fe3+ extraction competition showed that Fe3+ was more effectively extracted than Ca2+. While the result of investigation for application of Ca2+ and Fe3+ separation in some samples of natural water showed that POA reduced the metals through a simple extraction process.
Kata Kunci : Ion kalsium,APOA,Air tanah