Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pengobatan ARV (Anti Retro Viral) pada ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) di Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo dan Rumah Sakit Umum Panti Wilasa Citarum Semarang
FITHRIA, Risha Fillah, Dr. Achmad Purnom, Apt
2010 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiKasus HIV (Human Immunodeficiency Virus)/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Indonesia semakin meningkat. Secara keseluruhan, Kota Semarang berada di peringkat pertama jumlah kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah. Peningkatan jumlah kasus HIV yang signifikan dan semakin banyaknya penderita HIV yang berubah memasuki stadium AIDS kemungkinan disebabkan karena ketidakpatuhan dalam pengobatan ARV (Anti Retro Viral). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pengobatan ARV pada ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) di RSUD Tugurejo dan RSU Panti Wilasa Citarum Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian cross sectional, yaitu variabel yang diteliti dalam penelitian ini diukur dalam waktu yang bersamaan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kartu pemakaian obat bulanan, dan rekam medik pasien. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan metode korelasi sederhana (bivariate correlation) yaitu Kendall’s tau-b. Didapatkan 34 orang responden penelitian yang mempunyai tingkat kepatuhan pengobatan ARV >95%, 10 orang 90-95%, dan 5 orang 80-89%. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pengobatan ARV adalah faktor pasien yaitu usia (p=0,018), keluhan (halusinasi, diare, nafsu makan menurun (p=0,049)), depresi (p=0,049), jenuh akan lamanya pengobatan (p=0,007), serta takut akan pandangan buruk dari orang sekitar (p=0,002), merasa kondisi kesehatannya semakin memburuk (p=0,005); faktor infeksi oportunistik yaitu jumlah obat yang diminum semakin banyak serta merasa kondisinya semakin memburuk (p=0,049); faktor hambatan yaitu jarak dari rumah ke rumah sakit (p=0,001), alat transportasi yang susah (p=0,019), biaya transportasi yang tidak terjangkau (p=0,006); serta faktor pelayanan kesehatan yaitu dukungan petugas kesehatan (p=0,002).
Cases of HIV (Human Immunodeficiency Virus)/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) in Indonesia has increased. Overall, the city of Semarang is ranked first the number of cases of HIV/AIDS in Central Java. An increasing number of HIV cases is significant and increasing number of HIV sufferers turn to enter the stage of AIDS may be caused due to poor adherence in the treatment of ARV (Anti Retro Viral). This study aims to determine the factors that influence the level of compliance with ARV treatment significantly in people living with HIV at RSUD Tugurejo Semarang and RSU Panti Wilasa Citarum Semarang. This research is a non experimental cross sectional study design, namely the variables examined in this study were measured in the same time. Data was collected using questionnaires, monthly drug card, and patient medical records. The data were analyzed statistically using the method of simple correlation (bivariate correlation), ie, Kendall's tau-b. Research found 34 people of respondents who have the level of compliance with ARV treatment >95%, 10 people of 90-95%, and 5 people of 80-89%. Factors that influence the level of compliance with ARV treatment significantly in people living with HIV at RSUD Tugurejo Semarang and RSU Panti Wilasa Citarum Semarang is a factor of patients is age (p=0.018), complaints (hallucinations, diarrhea, decreased appetite (p=0.049)), depression (p=0.049), saturated length of treatment (p=0.007), and the fear of bad outlook of people around (p=0.002), felt his health condition worsened (p=0.005); factor of opportunistic infection is the number of drugs taken more and more and feel conditions are getting worse (p=0.049); resistance factor is the distance from home to hospital (p=0.001), transport equipment difficult (p=0.019), transport costs are not affordable (p=0.006); and health service factor is support health workers (p=0.002).
Kata Kunci : HIV/AIDS, Tingkat kepatuhan, RSUD Tugurejo, RSU Panti Wilasa Citarum