Laporkan Masalah

Deteksi gen ketahanan virus (Creb-2) pada tunas melon (Curcumis melo L.) hasil kultur in vitro

HASTUTI, Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc

2010 | Tesis | S2 Biologi

Tanaman melon (Cucumis melo L.) hasil persilangan antara kulivar Yamatouri dan Vakharman telah dilaporkan memiliki gen ketahanan terhadap virus CMV (Creb-2). Tetapi gen tersebut masih mengalami segregasi pada tanaman melon F2 yang dihasilkan secara konvensional. Teknik kultur in vitro merupakan metode alternatif untuk menghasilkan tanaman yang seragam. Pada penelitian sebelumnya dilaporkan bahwa gen Creb-2 terdeteksi pada kalus dan akar melon yang dihasilkan secara in vitro. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mendeteksi gen Creb-2 pada tunas melon hasil kultur in vitro. Penelitian ini dilakukan melalui metode organogenesis langsung, dan tidak langsung serta embriogenesis somatik. Perkecambahan biji pada medium ¼ MS. Induksi organogenesis langsung pada medium MS dengan penambahan BAP dan IAA (0,5 : 0 ;0,5 : 0,05 dan 0,5 : 0,5) mg/l. Induksi organogenesis tidak langsung dan embrogenesis somatik diawali dengan induksi pembentukan kalus pada medium MS dengan penambahan 2,4 D : BAP (2 ; 1) mg/l. Kemudian untuk induksi organogenesis tidak langsung kalus dipindahkan pada medium MS dengan penambahan BAP tunggal (0, 2, 4, 6, 8, dan 10) mg/l. Pada embriogenesis somatik kalus dipindahkan pada medium MS dengan penambahan Kinetin : IAA (6 : 0 ;6 : 1,5 dan 6 : 3) mg/l. Tunas yang dihasilkan kemudian di isolasi DNAnya dan gen Creb-2 dideteksi dengan metode PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil terbaik untuk organogenesis langsung diperoleh pada medium MS dengan penambahan 0,5 mg/l BAP tunggal sedangkan induksi organogenesis tidak langsung hasil terbaik dihasilkan pada medium MS dengan penambahan BAP 4 dan 6 mg/l. Pada embriogenesis somatik hasil terbaik dihasilkan pada medium MS dengan penambahan Kinetin : IAA = 6 : 1,5 mg/l. Hasil deteksi gen menunjukkan bahwa gen Creb-2 tidak terdeteksi pada tunas.

Melon F2 produce from crossing betwen Yamatouri and Vakharman is reported has CMV-B2 resistance gene (Creb-2). But this characteristic still has segregation using conventional seed production. In vitro tissue culture is an alternative way to produce homogenous plants. In previous research Creb-2 gene has reported detected in melon callus and roots produce from in vitro tissue culture. This research was design to detect Creb-2 gene in shoots from in vitro tissue culture. This research was conducted through direct organogenesis, inderect organogenesis and somatic embriogenesis. The steps of method consist of in vitro germination using ¼ MS. Direct organogenesis used MS with addition of BAP and IAA (0,5 : 0 ;0,5 : 0,05 ;0.5 : 0,5 ) mg/l. Callus induction using medium MS addition 2,4 D : BAP (2 : 1) mg/l for indirect organogenesis and embriogenesis. Callus produce from callus induction medium it is restored to shoots induction medium that is MS with addition single BAP (0, 2, 4, 6, 8 10) mg/l for indirect organogenesis . For somatic embriogenesis using medium MS with addition Kinetin and IAA (6 : 0 ;6 : 1,5 ;6 : 3) mg/l. DNA of shoots produce from three methods was isolated, then the gene is detected through PCR method. The result of this reseach shows the best direct organogenesis is obtained from 0,5 mg/l single BAP. Indirect organogenesis in MS medium with addition 4 and 6 mg/l BAP. While somatic embrogenesis the best result is produce from MS addition Kinetin : IAA = 6 : 1,5 mg/l. The result of gene detection shows that Creb-2 gene has not been detected.

Kata Kunci : Cucumis melo L,Creb,2,Tunas,In vitro,PCR


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.