Laporkan Masalah

Strategi pengembangan minyak kayu putih di Kabupaten Merauke

SUMARSONO, A. Edi, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS

2010 | Tesis | S2 Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor lingkungan internal dan eksternal bagi pengembangan usaha minyak kayu putih di Kabupaten Merauke, mengetahui strategi yang diterapkan dan memformulasikan alternatif strategi berdasarkan kesesuaian lingkungan internal dan eksternal. Metode yang dipergunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif analisis. Jumlah responden adalah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, menjawab kuisioner dan studi pustaka. Analisis yang dipergunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan minyak kayu putih di Kabupaten Merauke berada pada kuadran III mendukung strategi turn-around yaitu memanfaatkan peluang-peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan-kelemahan. Untuk mendukung strategi tersebut perlu dilakukan beberapa hal diantaranya penguatan modal petani untuk pengembangan skala industri dengan dukungan Pemerintah Daerah, peningkatan teknologi produksi guna meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, membuat jaringan pemasaran dan meningkatkan kegiatan promosi, perlu adanya koordinasi, sinkronisasi dan keterpaduan program antara pihak pemerintah, swasta (dunia usaha) dan keterlibatan masyarakat.

This research was conducted with the objective of identifying and analyzing internal and external environmental factors for the development of cajuputi oil in Merauke regency, to know the strategy and formulate alternative strategies based on the suitability of internal and external environment. The method used in this study is descriptive method of analysis. The number of respondents is 30 persons. Data collection by observation, interviews, answer questionnaires and literature study. The analysis is used for test validity, test reliability and SWOT analysis. The results showed that the development of cajuputi oil in Merauke regency in quadrant III support turn-around strategy that take advantage of existing opportunities by minimizing the weaknesses. To support this strategy needs to be done several things including the strengthening of capital for farmers to develop industrial scale with the support of local government, improvement of production technology in order to improve the quantity and quality of production, create a marketing network and increasing promotional activities, the need for coordination, synchronization and integration program between the government, private (business) and community involvement.

Kata Kunci : Strategi,Pengembangan,Minyak kayu putih,Kabupaten Merauke,Analisis SWOT, Strategy, development, cajuputi oil, Merauke regency, SWOT analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.