Pengendalian kualitas produk akhir gula dengan metode six sigma di PT. PG. Madukismo
KUSUMAH, Hani Wijayanti, Dr. Ir. Any Suryantini, MM
2010 | Tesis | S2 Magister Manajemen AgribisnisTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan mutu produk gula meliputi uji Polarisasi, Susut Pengeringan, Abu Konduktivitas, Warna Larutan, Warna Kristal, Berat Jenis Butiran, dan Belerang Dioksida dengan Statistical Quality Control. Lokasi penelitian ditentukan dengan menggunakan metode Purposive, dengan pertimbangan PG. Madukismo telah melakukan aktivitas produksi yang secara kontinyu, dan mengirimkan sampel produk untuk diuji P3GI sehingga memudahkan penulis dalam memperoleh data penelitian. Metode Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan alat analisis yaitu satuan pengukuran DPMO (defect per million opportunities) dan tingkat kapabilitas sigma (sigma level). Pengukuran dilakukan secara langsung pada produk gula. Sebelum dilakukan anali sis pendckatan SQC 6 s igma tcrscbut. nkan dilakukan terlcbih dahulu analisis dengan pendekatan SQC 3 sigma. Dari hasil analisis didapatkan pelaksanaan pengendalian mutu dengan pendekatan SQC 3 sigma menunjukkan keseluruhan data kriteria mutu produk gula berada pada batas pengendalian statistikal sedangkan dengan pendekatan SQC 6 sigma menunjukkan kriteria warna larutan( l ,7 sigma), kriteria warna kristal (3,4 sigma) dan kriteria besar jenis butir (4,4 sigma) menunjukkan nilai kapabilitas sigma level < 6 dan kapabilitas proses < I yang artinya tidak memenuhi syarat untuk penerapan proyek peningkatan kualitas six sigma sehingga perusahaan harus meninjau kembali variasi proses yang terjadi melalui pembenahan total pada input dan proses agar mampu menerapkan proyek peningkatan kualitas six sigma yang berkaitan dengan kriteria mutu tersebut. Kata kunci: gula, statistical quality control, 6 sigma.
The purpose of this research is to determinate the quality of sugar product covering Polarization Test, Drying Shrinkage, Conductivity Ash, Color Solvent, Crystal Color, Grain Density, and Sulfur Dioxide with Statistical Quality Control. The research location is in PG. Madukismo that determined using the method of purposive. Data analysis method is conducted quantitatively with an analysis tool which is measurement unit DPMO (defect per million opportunities) and capability degree of sigma (sigma level). The measurement is conducted directly in sugar products. Prior to conducting the analysis of SQC 6-sigma approach, there will be first analyzed by approach SQC 3-sigma. From the analysis result, the implementation of quality control with 3-sigma approach shows the overall quality criteria data for sugar products is in statistical control limits whereas with 6-sigma approach shows Criteria test of Color Solvent (1.7 c;igrna), Crystal Color (3.4 sigma), and Grain Density (4.4 sigma) have the capability value of sigma level < 6 and process capability < 1 which is means it is not qualified to the project application of 6-sigma quality approach, with the result that the company has to review the variety of process occurred by run total correction in input and process to be capable in applying the 6-sigma quality improvement project related to the quality criteria. Keywords: sugar, statistical quality control, six sigma.
Kata Kunci : Gula,Statistical quality control,6 sigma,Sugar,Six sigma