Hubungan pendidikan formal, pengetahuan ibu dan sosial ekonomi terhadap infeksi soil transmitted helminths pada anak sekolah dasar di Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Bengkulu
MARLINA, Leni, Prof. Dr. dr. Soeyoko
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisHelminthiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing atau helminth. Penyakit kecacingan merupakan salah satu penyakit infeksi yang terabaikan/Neglected Infectious Disease (NIDs) yang dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktivitas. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan masih tingginya angka kejadian penyakit kecacingan ini adalah sanitasi lingkungan, kebersihan diri, tingkat pendidikan, sosial ekonomi, pengetahuan, sikap, perilaku dan kondisi geografis. Survey kecacingan pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Bengkulu belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pendidikan formal, pengetahuan dan sosial ekonomi dengan infeksi Soil Transmitted Helminth pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah murid empat Sekolah Dasar di Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu yaitu murid kelas 5 dan 6. Besar sampel sebanyak 180 sampel. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Pemeriksaan tinja dengan metode Kato Katz Analisis sampel dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan infeksi STH pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Seluma Kabupaten Seluma Bengkulu (p=0,00). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan formal ibu atau sosial ekonomi dengan infeksi STH pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Seluma Kabupaten Seluma Bengkulu (p=0,70 dan p=0,06). Penelitian dapat disimpulkan pemberian penyuluhan kepada ibu dapat meningkatkan pengetahuan sehingga dapat menurunkan infeksi STH pada anak Sekolah Dasar.
Helminthiasis, a disease caused by worms or helminth, is one of Neglected Infectious Diseases (NID) that can affect child health, nutrition, intelligence and productivity. Among the risk factors of helminthiasis are sanitation, hygiene, education and socio-economic levels, knowledge, attitude, behavior and geographical conditions. Helminthiasis survey has never been conducted on elementary schools in East Seluma Sub-District, Seluma, Bengkulu. This study aims at determining the association of formal education, mother knowledge and socio-economic level towards Soil Transmitted Helminth (STH) infections in Elementary School children of East Seluma Sub-District, Seluma, Bengkulu. This study was designed as non-experimental, cross-sectional study. Subjects were students of 5th and 6th grades of four elementary schools in East Seluma Sub-District. One hundred and eighty samples of children stools were collected, as determined by simple random sampling technique. Stool examination was conducted by Kato Katz method. Data were analyzed using t-test. This study found significant association between mother knowledge and STH infections of elementary school children of East Seluma SubDistrict (p=0.00). No significant association was found between either mother’s formal education or socioeconomic level and STH infections of the same subjects (p=0.70 and p=0.06, respectively). Based on the result of this study, educate mothers to increase their knowledge will be a useful tool to reduce the STH infections among the school children.
Kata Kunci : Soil transmitted helminths,Pendidikan,Pengetahuan,Sosial ekonomi