Prototipe sistem pencatatan dan pelaporan program gizi berbasis web pada puskesmas di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo tahun 2007
SALEH, Alfred Alfianto Mulyani, Prof. dr. Hamam Hadi, MS.,Sc.D
2010 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Dalam menjalankan program Penanggulangan Gizi diperlukan perencanaan yang baik. Selanjutnya untuk membuat perencanaan yang baik diperlukan keberadaan informasi /data permasalahan gizi yang memadai dan berkualitas di setiap tingkat administrasi, Pengambil keputusan di setiap tingkat menggunakan informasi yang akurat dan evidence base dalam menentukan kebijakannya. Untuk itu diperlukan sistem Pencatatan dan Pelaporan yang baik, tepat waktu dan akurat. Sistem informasi Program Gizi Masyarakat Propinsi Gorontalo mengacu pada sistem yang sudah ada yaitu berdasarkan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) dan Sistem PWS-GIZI di tingkat puskesmas dan Sistem Kewaspadaan Pangan Gizi (SKPG) kabupaten. Namun data Program Gizi yang tersedia di tingkat kabupaten/kota dan Puskesmas, banyak yang tidak lengkap (tidak tersedia dengan baik), atau kualitasnya kurang baik, ini disebabkan oleh lemahnya Sistem Pencatatan dan Pelaporan data Gizi dari Puskesmas Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun prototipe Sistem Pencatatan dan Pelaporan Program Gizi yang berbasis web di Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kota Gorontalo Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif – kualitatif melalui pendekatan action research untuk mengekplorasi tahap per tahap dari pengembangan prototipe sistem informasi Program Gizi. Pemilihan metode ini didasarkan atas pertimbangan bahwa dalam pengembangan prototipe ini diharapkan adanya kolaborasi antara peneliti dengan klien (pengguna) sehingga fokus lebih terarah kepada kebutuhan pengguna Hasil Penelitian: Pengembangan sistem dengan metode prototipe merupakan salah satu proses pembangunan Sistem yang bersifat eksperimental secara cepat dan murah, yang membutuhkan kerjasama antara pembuat sistem dan pengguna sistem dalam semua tahapan. Tahapan dalam pengembangan sistem ini adalah Identifikasi kebutuhan data-data program gizi yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Perancangan sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna yang meliputi tampilan dan konten, pelatihan dan ujicoba sistem dengan melakukan simulasi dan diskusi tentang keindahan tampilan, kejelasan huruf, dan mudah dimengerti dalam pengoperasian. Implementasi Prototipe dengan cara menginstall sistem dan pengguna mengoperasikan sistem. Uji kelayakan prototipe untuk mengetahui tanggapan pengguna kemudahan dalam operasionalisasi. Manfaat dari sistem ini adalah kemudahan dalam pemantauan program gizi. Kesimpulan : Prototipe ini sudah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna serta memudahkan pengguna dalam pemantauan program gizi.
Background: In Nutrient Management program required good planning. Furthermore, to make good planning is necessary the existence of adequate information on nutritional problems and quality at every level of administration. Decision makers at every level using accurate information and evidence base in determining its policy. It is needed good, timely recording and accurate reporting system. Community Nutrition Program Information System of Gorontalo Province refers to an existing system that is based on the Recording and Reporting System Integrated Primary Health Center (SP2TP) and PWS-NUTRITION System at health center level Vigilance System for Food and Nutrition (SKPG) district. Nutrition Program, however data are available at district level and health centers, many are not complete (not available with either), or the quality is not good, is caused by weak Recording and Reporting System Nutrition from Primary Health Center. Objective: This study aims to develop prototype Recording and Reporting System web-based Nutrition Program in the Primary Health Center at the Gorontalo City Health Office Method: This study is a descriptive - qualitative by action research approach to explore the stages of development information system prototype Nutrition Program. The selection method is based on the consideration that in the development of this prototype is expected the collaboration between researchers with the client (user). In order that the focus is more directed to the needs of users Result: Development of a prototype method is one of the systems that is experimental in a fast and cheap, which requires cooperation between makers and users of the system in all stages. Stages in the development of this system is the identification of data needs nutrition programs carried out by means of observation and depth interviews. The design of the system in accordance with user needs, including the view and content, training and testing system to perform simulations and discussion about the beauty of appearance, clarity of letters, and easy to understand in the operation. Prototype Implementation by installing the system and the user operate the system. Prototype feasibility test to determine the response to the user ease of operation. The benefits of this system is the ease in monitoring nutrition program. Conclusion: This prototype is in conformity with the wishes and needs of users and enable users in the monitoring of nutrition programs.
Kata Kunci : Pengembangan sistem,Prototipe,Sistem informasi kesehatan