Laporkan Masalah

Analisa pendalaman finansial di Indonesia tahun 1983-2008

YULIANTO, Muhamad, Drs. Dumairy, MA

2010 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Dalam proses pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dihadapkan pada masalah keterbatasan modal. Berbagai kebijakan baik fiskal maupun moneter untuk membiayai investasi pembangunan tersebut telah ditempuh guna meningkat kan sektor keuangan secara mandiri dan tidak bergantung pada bantuan luar negeri.Upaya dalam peningkatan sektor keuangan tersebut telah dilakukan sejak tahun 1983,seperti penetapan tingkat bunga, kurs dan inflasi yang telah menjadikan distorsi pasar keuangan dan mengganggu sistem perkembangan keuangan.Hal ini menjadi pengalaman yang buruk di bidang moneter dan perkembangan keuangan khususnya yangd itandai dengan adanya krisis pada tahun 1997-1998 yang berlanjut hingga tahun 2008. Mencermati fenomena diatas, penelitian ini memfokuskan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendalaman finansial yang meliputi tingkat suku bunga, kurs, produk domestik bruto, dan tingkat inflasi terhadap financial deepening (likuiditasnasional) di Indonesia tahun 1983 - 2008 baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dengan menggunakan metode analisis regresi berganda dan model regresi dinamis model ECM dengan variabel pendalaman finansial sebagai variabel terikat dan variabel bebas terdiri dari ; tingkat pertumbuhan, tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan kurs. Hasil penelitian membuktikan:(1) Dalam jangka pendek variabel gross domestict product tahun ketiga,inflasi tahun ketiga,nilai tukar rupiah terhadap dolar tahun ketiga,suku bunga pertama dan ketiga berpengaruh terhadap perkembangan sektor keuangan Indonesia tahun 1983 - 2008. (2) Dalam jangka panjang variabel ekonomi grossd omestict product, inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar dan suku bunga berpengaruh terhadap perkembangan sektor keuangan Indonesia tahun 1983 - 2008.(3) Dalam jangka pendek menggunakan Model ECM Engled an Granger dengan lag 3 berdasarkan uji asumsi klasik model empirik terbukti ada masalah oto korelasi meskipun lolos dari masalah homoskedastisitas, multikolinieritas dan mempunyai bentuk fungsi linier serta data berdistribusi normal, sehingga model empiris dapat dikatakan semua asumsi klasik dapat dipenuhi kecuali asumsi noautocorrelation mempengaruhi perkembangan sektor keuangan. Berdasarkan hasil penelitian untuk mengembangkan sektor keuangan disarankan untuk menurunkan inflasi, menurunkan suku bunga, mendorong pertumbuhan dan menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar.

In the process of achieving economic growth in Indonesia is still facing problem so flack of capital. Variety of both fiscal and monetary policies to finance development investment has been taken to improve financial sector independently and not rely on foreign aid. Efforts in improving the financial sector has been conducted since 1983, such as setting interest rates, exchange rates and inflation that has made the financial market distortions, and disturbing the system of financial development.This has become a bad experience in the field of monetary and financial developments, especially the marked with the crisis in 1997-1998 that continued until 2008. Looking at the above phenomena, this study focuses on the analysis of the factors that affect financial deepening, including interest rates, exchange rates,gross domestic product,and the rate of inflation on financial deepening (the national liquidity) in Indonesia in 1983-2008 in both the short and long-term time using multiple regressi on analysis and regression model dynamic ECM model with financial deepening variables as the dependent variable and independent variables consistedof :growthrates,inflation rates, interest rates and exchange rates. The results prove : (1) In the short term variable domestict gross product in the third year, inflation in the third year, the rupiah against the dollar in the third year, the first and third interest rate effecton financial sector development in Indonesia in 1983-2008. (2) In the long-term economic variables domestict gross product, inflation, exchange rate of rupiah against the dollar and interest rates affect financial sector development in Indonesia in 1983-2008. (3) In the short term using Engle and Granger ECM model with 3 lags based on the classical assumption empirical model proved to have escaped the problem of autocorrelational though homoskedastisitas problems, multicollinearity and has a linear shape function and normally distributed data,so that empirical models can be said of all the classical assumptions can be metunless the assumption of no autocorrelation affects the development of the financial sector. Based on the results of research to develop financial deepening are suggest to lower inflation, lower interest rates, encouraging the growth and strengthening of the rupiah against the dollar.

Kata Kunci : Model ECM Engle dan Granger,Pendalaman finansial,Suku bunga,Kurs,Inflasi dan pertumbuhan ekonomi

  1. S2-FEB-2010-MUHAMMAD_YULIANTO-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FEB-2010-MUHAMMAD_YULIANTO-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FEB-2010-MUHAMMAD_YULIANTO-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FEB-2010-MUHAMMAD_YULIANTO-TITLE.pdf