Laporkan Masalah

Formulasi nanopartikel kitosan rantai sedang-pEGFP-C1 dan kemampuan transfeksi pada kultur sel kanker SP-C1 secara in vitro

MUTMAINNAH, Nina, Dr. rer. nat. Ronny Martien, M.Si

2010 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Nanopartikel adalah struktur koloidal dengan rentang ukuran 10-1000 nm. Nanopartikel merupakan molekul yang menjanjikan untuk menghantarkan suatu DNA dalam terapi gen. Ada banyak macam contoh nanopartikel, diantaranya nanopartikel kitosan rantai sedang-pEGFP-C1 Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk nanopartikel kitosan rantai sedang-pEGFP-C1 dengan metode koaservasi kompleks. Pengujian stabilitas dilakukan dengan menginkubasi nanopartikel dalam DNase I dan serum darah. Disamping itu dilakukan evaluasi efek sitotoksik serta kemampuan transfeksi pada kultur sel SP-C1. Diperoleh ukuran rata-rata nanopartikel kitosan (0,02% dan 0,04% dengan pEGFP-C1 pada pH 4 dan 5) sebesar 290, 2-708,1 nm dengan morfologi partikel sferik. Nanopartikel kitosan rantai sedang-pEGFP-C1 stabil dalam DNase I dan serum darah. Uji sitotoksik nanopartikel menunjukkan toksisitas yang relatif rendah dengan persentase sel SP-C1 yang hidup >80% pada dosis 2 mg/ml- 4 mg/ml. Hasil transfeksi menunjukkan bahwa nanopartikel kitosan rantai sedang dapat digunakan sebagai pembawa pEGFP-C1 ke dalam sel line SP-C1 dan terekspresikan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa nanopartikel kitosan rantai sedang mempunyai potensi sebagai penghantar DNA untuk terapi gen.

Nanoparticles, are colloidal structures with size range of 10-1000 nm. Nanoparticles are molecules which promises to deliver DNA for gene therapy. There are many kinds of nanoparticles, one of them are nanoparticles of medium-chain chitosan-pEGFP-C1 The aim of the study was to formulate nanoparticles of medium-chain chitosan pEGFP by coaservation complex method. Stability test was performed by incubating the nanoparticles complex with DNase I and blood serum. Cytotoxicity and transfection studies were evaluated against SP-C1 cell line The average size of nanoparticles (0,02% and 0,04% at pH 4 and 5) formulation was at the range of 290,2 – 708,1 nm with spherical particle morphology. Chitosan nanoparticles medium-chain-pGFP-C1 was stable against DNase I and blood serum. Nanoparticles cytotoxic test showed a relatively low toxicity with the percentage of SP-C1 cell viable was > 80% at a concentration of 2 mg/ml - 4 mg/ml. Transfection studies showed that chitosan-pEGFP nanoparticles was able to deliver pEGFP-C1 and expressed the gene in the cell. The results showed that medium-chain chitosan nanoparticles can be used as DNA carrier for gene theraphy. Keywords: Chitosan, Nanoparticles, Plasmid EGFP-C1, Cell culture SP-C1

Kata Kunci : Kitosan,Nanopartikel,Plasmid EGFC1,Sel kultur SP,C1, Chitosan, Nanoparticles, Plasmid EGFP-C1, Cell culture SP-C1


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.