Laporkan Masalah

Pemodelan spasial zona kerentanan kecacingan jenis STH (Soil Transmitted Helminth) berbasis data penginderaan jauh (Citra worldview-1) dan sistem informasi geografis (SIG) :: Studi di sebagian Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah bumbu Propinsi Kalimantan Selatan

NUHUNG, Hijaz, Drs. Projo Danoedoro, MSc.,Ph.D

2010 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh

Penyakit Soil Transmitted Helmints (STH) disebabkan oleh cacing kelompok nematoda usus sebagai parasitik usus dan dikenal sebagai kecacingan (penyakit cacingan) merupakan penyakit menular berbasis lingkungan dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (a) menerapkan kemampuan Penginderaan Jauh dan SIG untuk memperoleh dan menganalisis kerentanan lingkungan sebagai fenomena Penyakit STH, (b) mengetahui karakteristik lingkungan berdasarkan pola spasialnya yang berkaitan dengan kerentanan Penyakit STH, dan (c) mengetahui akurasi citra Worldview-1 di dalam menentukan kerentanan Penyakit STH. Penelitian ini menggunakan aplikasi Penginderaan Jauh (citra Worldview-1) sebagai sumber data primer untuk memperoleh faktor-faktor kerentanan lingkungan fisik sehubungan dengan penyakit STH, dan SIG untuk menganalisis berdasarkan pola keruangannya dengan pemodelan spasial. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, dengan menggunakan rancangan data potong lintang. Kota Pagatan dipilih sebagai lokasi penelitian, karena merupakan daerah endemis Penyakit STH dengan angka prevalensi tertinggi di Kalimantan Selatan, yaitu 72,6% (2009), sedangkan angka prevalensi nasional 30,35 % (2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik Penginderaan Jauh (citra Worldview-1) dengan integrasi oleh SIG dapat digunakan untuk kajian pola spasial kerentanan Penyakit STH dengan ketelitian yang cukup baik. Faktor-faktor lingkungan fisik yang mempengaruhi kerentanan Penyakit STH di daerah penelitian berdasarkan pada parameter: kualitas pemukiman, kualitas perilaku, dan kualitas sanitasi lingkungan. Kualitas pemukiman didasarkan oleh faktor kepadatan dan keteraturan rumah mukim, parameter kualitas perilaku penduduk didasarkan oleh faktor kualitas pengetahuan dan tindakan, dan parameter kualitas fasilitas sanitasi didasarkan oleh kualitas dari faktor-faktor: sumur, jamban, saluran limbah rumah tangga, dan tempat sampah. Dengan informasi ini, mengindikasikan bahwa penerapan aplikasi data Penginderaan Jauh (Worldview-1) dengan SIG dapat memberikan suatu nilai yang positif untuk program perencanan dan pemantauan dalam skala yang realistis, dan dapat menjadi salah satu acuan pada pemberantasan Penyakit STH berdasarkan aspek lingkungan fisik.

Soil Transmitted Helmint (STH) infections caused a intestinal nematoda type as intestinal parasitic and its known helminthiasis (worms disease). Its an environmental-based diseases and today is still going the problem of people health. The objectives of this study were: to apply of the remote sensing ability and GIS to obtained, to identify the environmental characteristics based on the spatial pattern in relation to the vulnerability of STH infections, to analyze of the environmentalfactors as the spatial phenomena of STH infections, and to know the accuracy of the worldview-1 image to determining of the vulnerability environmental factors in relation to the STH infections. This study used remote sensing aplications (Worldview-1 images) as the primary data source to obtain the vulnerability factors of phsycal environmental in relation to the STH infection, and GIS to analyze, based on the spatial patterns wiht spatial modelling This study are the descriptive and analytical of types and to use cross sectional study design. Pagatan City selected as the study area, because its the endemic of STH infections and which is highest prevalence rate in South Kalimantan, namely: the prevalensi rate of 72.6% (2009), and whereas the national rate of 30.35% (2004). The results of this study shows that remote sensing technique integrited with GIS could use to study the spatial pattern of STH infections with a good accuracy. Characteristics of physical environmental factors which influence of STH infection in the study area based on the parameters of: the quality of settlement, the qualityof behavior people, and the quality of the sanitations. The settlement quality factors i.e. the density of houses, the pattern of houses. The quality of behaviour people factors i.e the quality of knowledge, the quality of action. The quality of sanitation facility factors i.e well, latrine, sewerage and trash box. This informations indicates that, the appllying of remote sensing data (worldview-1 map) and GIS applications that it provides a cost-effective approach to designing and monitoring programs at realistic scale, so it can be reference to eradicate of STH infection based on the physical environmental factors aspects.

Kata Kunci : Citra worldview,1,Kota Pagatan,Pemodelan spasial,Penginderaan jauh,Sistem informasi geografis (SIG),Soil transmitted helmints (STH)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.