Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi lama ibu menyusui di Propinsi Nusa Tenggara Barat (Analisis data SDKI 2007)

ROSMINI, Agus Joko, S.Si.,M.A

2010 | Tesis | S2 Kependudukan

Latar Belakang : Pemberian ASI yang dianjurkan ialah sejak bayi berumur 0-24 bulan. Status kesehatan bayi sangat dipengaruhi oleh perilaku ibu dalam perawatan bayi yang salah satunya adalah peningkatan pemberian ASI. Menurunnya jumlah ibu yang menyusui sendiri dapat menpengaruhi status kesehatan ibu dan bayi. Proses ini merupakan kunci bagi tumbuh kembang sehat secara optimal bagi anak. Penelitian ini merupakan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi lama ibu menyusui di Propinsi NTB karena adanya kecenderungan yang menunjukan jumlah ibu yang menyusui anaknya berkurang dan masa menyusui yang pendek. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan 1).Untuk mengkaji karakteristik ibu menyusui di Propinsi Nusa Tenggara Barat, 2) Untuk mengkaji faktor - faktor yang mempengaruhi lama ibu menyusui di Propinsi Nusa Tenggara Barat. Metode penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder, dengan analisis kuantitatif dan kualitatatif. Sumber data yang digunakan adalah data SDKI 2007 di Propinsi Nusa Tenggara Barat, sampel yang diambil dalam penelitian ini wanita pernah kawin melahirkan dan menyusui. Analisis yang digunakan adalah 1.untuk melihat karakteristiknya digunakan summarize data tabulasi silang 2.Analisis multivariat yaitu Uji perbedaan antara dua variabel independent dan variabel dependentnya dengan menggunakan Chi-Square dan nilai Probability untuk melihat variabel pengaruh antara variabel bebas dan variabel tak bebasnya. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukan maka faktor-faktor yang berpengaruh terhadap lama ibu menyusui di Propinsi Nusa Tenggara Barat adalah umur ibu, tingkat pendidikan, jarak kelahiran, jumlah anak ibu, status pekerjaan ibu. Namun yang paling dominan berpengaruh terhadap lama ibu menyusui adalah status pekerjaan ibu hal ini terjadi karena kegiatan ibu yang bekerja dan meninggalkan rumah dalam waktu yang lama sehingga frekuensi untuk menyusui berkurang, hal itu ditandai dengan nilai probabilitas < 0,05. Terdapat perbedaan rata-rata lama menyusui menurut umur ibu, tingkat pendidikan, jarak kelahiran, jumlah anak ibu, status pekerjaan ibu tetapi perbedaan itu hanya sedikit dibandingkan pada status pekerjaan ibu cukup signifikan dengan rata-rata lama menyusui bagi ibu yang tidak bekerja adalah 23,4 bulan sedangkan pada ibu yang bekerja adalah 16,8 bulan hal ini didukung pula dengan nilai Chi- Square > X2tabel. Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan rata-rata lama menyusui menurut umur ibu, tingkat pendidikan, jarak kelahiran, jumlah anak ibu, status pekerjaan ibu, dan penolong persalinan and faktor yang paling berpengaruh terhadap lama ibu menyusui adalah status pekerjaan ibu.

Background : Breastfeeding for babies since age 0-24 months is recommended. The infants’ health status is influenced by the behavior of mothers in infant cares which include the increase of breastfeeding. The decreasing number of breastfeeding mothers can affect the health status of both mothers and infants. Recognizing the importance of breastfeeding and the many benefits of it, mothers must keep breastfeed their children up to the recommended age. However, due to several factors, there is a trend that the number of breastfeeding mothers reduced and breastfeeding period become increasingly short. Research Objectives: This research for 1) to investigating determine the characteristics of breastfeeding mothers in the province of West Nusa Tenggara (whether it is demographic or socio-economic factors), 2) to investigating determine the factors influence the duration of mother’s breasfeeding in the province of West Nusa Tenggara (whether it is demographic or socio-economic factors). Research of Methods :This research is done by using secondary data analysis, comprises of kuantitative analysis and kualitative analysis. IDHS 2007 in the Province of West Nusa Tenggara. Samples in this study are women who have married, gave birth, and breastfed. The analyses include 1) cross-tabulation analysis, 2) multivariate analysis, that is, a mode of data analysis in which two variables are examined simultaneously for the purpose of discovering whether they are related to each other, or independent of one another. Research of Results : The results of this study indicated factors influencing the decline of the rate of breast feeding duration in West Nusa Tenggara are : that the mothers’ age, education level, birth spacing, number of children, and employment status are all affected the length of breastfeeding period (p < 0,05), while the birth attendant variable gave no effect on it (p > 0,05). There are differences in the duration of breastfeeding by mothers’ age, educational level, birth spacing, number of children, and employment status but compared that small only of to mothers employment status significant enough with the duration of breastfeeding by mothers for not working 23,4 months than to working 16,8 months by mother (χhit 2 > χ2 tab(0.95)). Conclusion : There are differences in the duration of breastfeeding by mothers’ age, educational level, birth spacing, number of children, and employment status and. Influencing breastfeeding duration of mother employment status factors.

Kata Kunci : Kesehatan,Ibu menyusui,Nusa Tenggara Barat, Health, breastfeeding, West Nusa Tenggara.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.